Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Persiku Kudus Sulit Raih Kemenangan, karena Kendala Sentuhan Akhir, Ini Solusi Pelatih Bonggo Pribadi

Galih Erlambang Wiradinata • Selasa, 17 Desember 2024 | 19:51 WIB

 

LINI SERANG TUMPUL: Persiku Kudus kesulitan membobol gawang musuh. (DONNY SETIYAWAN/ RADAR PATI)
LINI SERANG TUMPUL: Persiku Kudus kesulitan membobol gawang musuh. (DONNY SETIYAWAN/ RADAR PATI)

KUDUS, Radar Pati.ID – Pemain Persiku dinilai terbawa emosi saat tertinggal satu gol dari Persekat Tegal.

Di samping itu, finishing pemain menjadi problem yang belum bisa dipecahkan oleh pelatih Persiku Bonggo Pribadi.

Diketahui, Persiku menelan hasil minor untuk kedua kalinya.

Hasil kekalahan diterima oleh Laskar Macan Muria, julukan Persiku saat menghadapi Persipa Pati di kandang. Persiku kalah tipis 0-1.

Sementara pada pertandingan tandang di Tegal, lagi-lagi Jajang Mulyana dkk harus gigit jari dan menelan pil pahit.

Mereka dikandaskan oleh Persekat Tegal dengan skor akhir 2-1.

Pelatih Persiku, Bonggo Pribadi buka suara atas kekalahan timnya. Hal tersebut dikarenakan pemain kehilangan kontrol emosi saat tim tuan rumah memperoleh penalti.

”Pertandingan kemarin hasilnya tidak seperti yang kami harapkan. Jalannya pertandingan berimbang dan saling menyerang,” katanya.

Di babak kedua, pemain mulai berusaha mengejar ketertinggalan dua gol.

Namun gol pengejar penyama kedudukan terlambat diciptakan. Chandra Waskito mampu membobol jala Persekat pada menit 86.

”Saya tetap apresiasi di babak kedua pemain terus berusaha membalas gol,” imbuhnya.

Dari hasil pertandingan kemarin, Bonggo mempunyai catatan yang harus diperbaiki dan evaluasi.

Tim pelatih mempunyai pekerjaan rumah untuk mengembalikan dan membangkitkan mental para pemain dari kekalahan.

Tak hanya itu, pekerjaan rumah yang paling krusial adalah penyelesaian akhir pemain. Sampai dengan saat ini Persiku tergolong minim dalam perolehan gol.

Dari 13 pertandingan yang dijalan Persiku, Macan Muria hanya mampu mencatatkan gol sebanyak lima kali.

Sementara gawang yang Persiku terbobol oleh lawan sebanyak 11 kali.

”Di sisi tekhnis terus mengulang untuk memperbaiki finishing. Karen di babak ke dua meski menguasai permainan, hanya dapat satu gol aja,” tandasnya.

Dengan hasil tersebut, Persiku harus menelan peliknya persaingan Liga 2.

Persiku kini berada di perinkat kedua dasar klasemen sementara grup tengah. (gal/him)

Editor : Abdul Rochim
#striker #Sentuhan Akhir #persiku kudus #Persekat #liga 2 #bonggo pribadi