PATI, RADARPATI.ID – Rapor merah didapat skuad Persipa Pati dibawah asuhan pelatih Bambang Nurdiansyah.
Hal ini karena enam pertandingan awal Liga 2 musim 2024/2025 hasilnya tidak menggembirakan.
Tim berjuluk Laskar Saridin ini baru mengemas 5 poin, terdiri dari satu kali menang, dua kali seri dan tiga kali kalah.
Poin dirauh dari hasil laga kendang, sementara tiga kali laga tandang semuanya berakhir dengan kekalalahan.
Terbaru Persipa Pati dihajar 3 – 0 di kendang Persijap Jepara (6/10).
Karena itu kekecewaaan menggelayut di hati dan pikiran para suporter. Mereka meminta ada Langkah tegas evaluasi dari manajemen.
“Sebagai suporter tentunya kecewa karena hasil yang buruk di awal kompetisi ini, kita melihat permaainan yang tidak ada ritme, dan finishing yang juga belum baik,” papar Plt Ketua Umum Patifosi Calvin Surya, Selasa (8/10).
Lebih lanjut pihakny juga menilai pemain masih kurang kompak, fighting spirit dalam diri pemain juga belum nampak.
“Strategi pelatih juga sangat minim terutama soal rotasi pemain. Kami berharap manajemen segera melakuakn evaluasi karena jika kondisi (buruk) dibiarkan, Persipa Pati bisa masuk jurang degradasi. Kita semua ingin Persipa tetap berada di Liga 2,” tegasnya.
Baca Juga: CEO Persipa Pati Joni Kurnianto Minta Pemainnya Main Wani Ngeyel Jangan Ngisin-ngisini
Di sisi lain, suara agar manajemen mengevaluasi kepelatihan Bambang Nurdiansyah juga mulai berhembus.
Beberapa anggota suporter juga ada yang meminta Banur out. Namun hal ini masih dalam kajian manajemen.
Pentolan Patifosi lainnya, Yasir Al Imron menilai memang harus ada evaluasi total untuk perbaikan Persipa Pati.
“Kalau untuk saat ini ganti pelatih tidak menjadi solusi. Putaran kedua harus ada evaluasi total,” paparnya. (aua)