JOGJAKARTA, RadarPati.ID – Persijap Jepara sukses mencuri 1 poin dari kandang PSIM Jogjakarta saat melakoni laga lanjutan Liga 2 musim 2024/2025 pekan kelima kemarin.
Dengan poin itu, Persijap berhasil mempertahankan posisinya sebagai pemuncak klasemen sementara dengan sembilan poin.
Di posisi kedua Nusantara United dengan sembilan poin. Nusantara United kalah selisih gol dibandingkan Persijap Jepara.
Sementara Persiku Kudus menempati posisi lima dengan enam poin dan di bawahnya Persipa Pati dengan lima poin.
Pertandingan Persijap vs PSIM yang digelar di Stadion Mandala Krida Jogjakarta itu berakhir dengan skor kacamata, 0-0.
Hasil itu membuat Persijap Jepara hingga hari ini masih kokoh di puncak klasemen sementara grup 2 dengan raihan 9 poin.
Sementara PSIM Jogja, saat ini telah mengantongi 7 poin. Saat ini, justru yang makin menempel Persijap adalah Nusantara United.
Pasalnya, tim yang bermarkas di Stadion Kebogiro Boyolali itu kemarin juga meraih kemenangan atas Persikas Subang.
Sehingga, membuat tim tersebut memiliki poin yang sama dengan Persijap Jepara, yaitu 9 poin.
Head Coach Persijap Jepara Kahudi Wahyu Widodo mengungkapkan rasa syukurnya atas hasil pertandingan kemarin.
Selain sukses membawa oleh-oleh 1 poin dari Jogja, ia bersyukur pertandingan dengan PSIM Jogja itu berjalan dengan lancar tanpa ada insiden.
”Pertandingan sore ini berjalan dengan baik dan lancar. Itu yang paling penting. Tidak ada insiden. Sehingga pertandingan sore ini bisa kita lihat dengan baik,” kata Kahudi kemarin.
Menurutnya, pertandingan yang disajikan antara PSIM Jogjakarta dan Persijap Jepara kemarin sore cukup menarik.
Pasalnya, meski berakhir tanpa ada gol yang tercipta, tapi kedua tim mampu menampilkan jual beli serangan.
”Seperti benar-benar sepak bola. Tidak ada banyak benturan. Sehingga semua bisa menikmati sepak bola yang indah,” kelakar pelatih kelahiran Madiun tersebut.
Atas hal itu, ia pun mengaku berterima kasih kepada para anak asuhnya yang mampu menjalankan strategi dengan apik.
Dalam pertandingan melawan PSIM Jogjakarta itu, ia menegaskan memang menekankan pentingnya defending.
Pasalnya, ia sadar skuad Persijap Jepara masih di bawah skuad yang dimiliki PSIM Jogjakarta.
”Anak-anak sangat konsisten dan sangat disiplin. Kita tahu PSIM secara materi beda dengan kami. Tapi alhamdulillah dengan kebersamaan anak-anak kami bisa menahan. Sehingga kami bisa mencuri poin,” kata Kahudi.
Skor kacamata atas PSIM Jogja itu juga membuat Persijap Jepara kembali menambah catatan clean sheet-nya.
Tercatat, tim berjuluk Laskar Kalinyamat ini sukses mencatatkan clean sheet sebanyak 4 kali dari 5 kali pertandingan yang telah dijalani.
Selain itu, dari 5 kali pertandingan tersebut, Persijap hanya sekali kebobolan. (rom/him)
Editor : Abdul Rochim