Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Perkenalan Pemain Baru Persipa Pati Pakai Kemeja Batik Tulis Bakaran, Manajemen Konsisten Angkat Sejarah dan Budaya Lokal

Achmad Ulil Albab • Rabu, 21 Agustus 2024 | 00:18 WIB
BEDA : Sesi tanda tangan kontrak pemain baru Persipa Pati musim 2024/2025 tampil dengan mengenakan kemeja batik tulis Bakaran. (PERSIPA PATI UNTUK RADAR KUDUS)
BEDA : Sesi tanda tangan kontrak pemain baru Persipa Pati musim 2024/2025 tampil dengan mengenakan kemeja batik tulis Bakaran. (PERSIPA PATI UNTUK RADAR KUDUS)

 


PATI, RADARPATI.ID – Perkenalan dan tanda tangan kontrak pemain Persipa Pati berbeda dari tren klub-klub di Liga Indonesia saat ini.

Yang kebanyakan meniru gaya di Liga Eropa dengan mengenakan setelan jas rapi.

Namun manajemen tim Laskar Saridin justru tidak ikut-ikutan meniru gaya berpakaian seperti itu, malah manajemen mengenalkan pemain dengan setelan kemeja batik tulis Bakaran dari Juwana.

Hal itu tampak dari unggahan akun instagram Persipa Pati yang menampilkan sesi tanda tangan kontrak pemain dengan mengenakan setelan kemeja batik tulis Bakaran Juwana.

Terlihat para pemain yang sudah resmi bergabung mengenakan kemeja batik tulis Bakaran dengan beragam motif, seperti motif Mina Tani yang cukup populer.

“Memang kita dari awal dari tim media, aparel dan manejemen kita komitmen mengangkat sejarah dan budaya Pati. Nanti di jersey Persipa Pati juga akan ditampilkan perjalanan sejarah Pati. kalau unsur batik tulis Bakaran setiap musim kita tampilkan di jersey,” jelas General Manager Persipa Pati Dian Dwi Budianto kepada Jawa Pos Radar Kudus.

Baca Juga: Serunya Wisata Edukasi Batik Tulis Bakaran di Juwana Pati

Diketahui dari Liga 3 musim 2021 lalu jersey Persipa Pati selalu mengangkat motif batik tulis Bakaran Juwana sebagai identitas di jersey.

“Kita memang sengaja mengangkat unsur keindahan batik tulis Bakaran Juwana ini yang sudah menjadi identitas dan produk unggulan Pati," kata Dian.

Batik tulis ini juga merupakan warisan budaya yang sudah turun temurun.

"Tidak masalah yang lain pakai jas ala-ala Eropa, kita mengangkat budaya kita pakai batik tulis Bakaran ini. Mungkin agak aneh karena yang lain sekarang ini pakai jas, tapi kita jangan lupa kita dilahirkan dikembangkan. Unsur Jawa, batik kita tidak bisa tinggalkan,” imbuhnya.

Lebih lanjut mantan Komandan Resimen Patifosi ini menilai dengan mengangkat unsur sejarah dan budaya yang ada di Pati, akan menambah energi positif tersendiri bagi skuad Laskar Saridin di lapangan nantinya.

“Termasuk di jersey nanti kita angkat juga sejarah perjalanan Syeh Jangkung /Saridin juga yang menjadi kebanggaan kita, dengan mengangkat ini kita akan mendapat energi positif,” paparnya. (aua)

 

Editor : Achmad Ulil Albab
#Persipa Pati #liga eropa #kemeja #juwana #batik tulis bakaran #laskar saridin #Angkat #liga 2 #sejarah #budaya #tren