JAKARTA, RADARPATI.ID - Tim Nasional Indonesia akan menghadapi tantangan besar saat melawan Australia dalam laga babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2029 yang akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, pada 10 September 2024.
Pertandingan ini menjadi salah satu momen penting dalam perjalanan Indonesia menuju Piala Dunia, dengan harapan tinggi dari para penggemar sepak bola tanah air.
Penjualan Tiket Melalui Livin' by Mandiri
Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) mengumumkan bahwa penjualan tiket untuk menyaksikan pertandingan ini akan dilakukan melalui aplikasi Livin' by Mandiri.
Penjualan tiket akan dimulai pada hari Sabtu, 17 Agustus 2024, tepat pukul 17.00 WIB, yang bertepatan dengan perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-79. Hal ini diungkapkan melalui unggahan resmi di laman Instagram PSSI.
Harga Tiket yang Ditawarkan
PSSI juga telah merilis daftar harga tiket untuk laga ini, dengan empat kategori yang tersedia. Harga tiket bervariasi mulai dari Rp 250.000 hingga Rp 1,5 juta, dengan rincian sebagai berikut:
- Premium West dan East: Rp 1.500.000
- Garuda West dan East: Rp 1.000.000
- Garuda North dan South: Rp 550.000
- Upper Garuda: Rp 250.000
Harga yang tercantum belum termasuk pajak, sehingga penonton yang berminat harus bersiap-siap untuk segera membeli tiket ketika penjualan dimulai.
Peluang Indonesia di Piala Dunia 2026
Pertandingan melawan Australia ini bukan hanya soal meraih kemenangan, tetapi juga bagian dari perjuangan panjang Tim Garuda untuk tampil di Piala Dunia 2026.
Jika Indonesia mampu finis di posisi dua besar pada akhir babak ketiga kualifikasi ini, maka tiket menuju Piala Dunia akan semakin dekat.
Namun, jika Timnas Indonesia berada di posisi ketiga atau keempat, mereka harus melanjutkan perjuangan ke babak keempat yang lebih menantang.
Selain Australia, Indonesia juga akan berhadapan dengan tim-tim kuat lainnya di babak ketiga, seperti Arab Saudi, Jepang, Bahrain, dan China.
Tantangan yang berat ini menuntut persiapan maksimal dari Skuad Garuda untuk bisa bersaing di level tertinggi. (ury)
Editor : Abdul Rochim