RS Keluarga Sehat Rembang Resmi Beroperasi, Punya Layanan Unggulan KIA, Trauma Center, hingga Penang

Achmad Ulil Albab • Dipublikasikan Kamis, 10 September 2026 | 16:04 WIB

 

RS Keluarga Sehat Rembang resmi beroperasi pada 9 September 2026 ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Direktur Utama PT Keluarga Sehat Coverall (KSC) Dr. Benny Purwanto, MARS, P.H.Eng. (ACHMAD ULIL ALBAB/RADAR KUDUS)
RS Keluarga Sehat Rembang resmi beroperasi pada 9 September 2026 ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Direktur Utama PT Keluarga Sehat Coverall (KSC) Dr. Benny Purwanto, MARS, P.H.Eng. (ACHMAD ULIL ALBAB/RADAR KUDUS)

 

REMBANG – RS Keluarga Sehat Rembang (KSH Group) resmi beroperasi pada 9 September 2026. Manajemen RS Keluarga Sehat menyiapkan sejumlah failitas dan layanan unggulan demi mendekatkan akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat Rembang dan sekitarnya.

RS Keluarga Sehat Rembang dipimpin oleh dr. H. Irawan Sanjoto Putro, Sp.OG sebagai direkturnya.

Acara Grand Opening RS Keluarga Sehat Rembang berlangsung meriah, sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rembang turut hadir langsung.

Grand opening ditandai dengan pemotongan tumpeng dan penandatanganan prasasti oleh Wakil Bupati Rembang  Mochamad Hanies Cholil Barro’ atau akrab disapa Gus Hanis.

Baca Juga: RS KSH Rembang Jadi Cabang Keempat, Siap Hadirkan Layanan Setara Rumah Sakit Modern

Dilanjutkan dengan pemotongan pita di depan loby rumah sakit. Selanjutnya para tamu undangan menikmati sajian pesta kembang api yang meluncur dari atap gedung rumah sakit di sisi timur. 

Direktur Utama PT Keluarga Sehat Coverall (KSC) Dr. Benny Purwanto, MARS, P.H.Eng, mengatakan pembangunan RS Keluarga Sehat Rembang merupakan bagian dari pengembangan KSH Group. Dengan komitmen menghadirkan pelayanan kesehatan yang lengkap, modern, dan humanis.

“Sekarang kami hadir di Rembang, sebagai upaya mendekatkan pelayanan kepada masyarakat Rembang. Mereka sebelumnya banyak yang ke KSH Pati,” ungkap Benny.

Benny mengisahkan, pembangunan RS KSH Rembang diawali dengan penyusunan studi kelayakan dan pemetaan lokasi sejak akhir 2023. Setelah mendapat dukungan dari pemangku kepentingan di Kabupaten Rembang, pihaknya menetapkan lokasi rumah sakit di jalur masuk Rembang dari arah timur.

Penyusunan master plan dan Detail Engineering Design (DED) dilakukan PT Medisain selaku konsultan hospital planner yang sudah berpengalaman menangani lebih dari 200 rumah sakit di Indonesia.

 Perizinan melalui sistem Online Single Submission (OSS) mencakup Nomor Induk Berusaha (NIB), Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (KKPR), Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal), dan analisis dampak lalu lintas (Andalalin).

Benny menyebut PBG terbit pada 22 Oktober 2024. Pembangunan fisik kemudian dikerjakan kontraktor nasional NRC mulai Juni 2025 dan kini telah selesai. Sertifikat Laik Fungsi (SLF) diterbitkan pada 6 Agustus 2026.

Baca Juga: Hadirkan CS Hose AI, RS KSH Raih Radar Kudus Award 2026

Siapkan SDM dan Peralatan

Selain pembangunan fisik, manajemen KSH Group menyiapkan sumber daya manusia (SDM) dan peralatan medis untuk mendukung operasional rumah sakit.

Benny mengatakan struktur organisasi dan manajemen mulai disiapkan sejak Februari 2026. Rekrutmen tahap pertama mencakup 150 orang dan 23 dokter spesialis.

“Seluruh SDM ini direkrut dari talent terbaik dan mengikuti On the Job Training 2 bulan di TC RS KSH Pati,” ujarnya.

Menurutnya, pelatihan tersebut dilakukan agar tenaga kesehatan memiliki kompetensi dan kesiapan pelayanan yang baik. Ia berharap kualitas pelayanan RS KSH Rembang dapat setara dengan RS KSH Pati yang selama ini menjadi salah satu rujukan masyarakat Rembang.

Persiapan operasional juga mencakup pengadaan alat kesehatan, obat, bahan medis habis pakai (BMHP), serta perlengkapan penunjang. Sejumlah peralatan yang disiapkan antara lain CT Scan, digital radiologi, meja dan lampu operasi, mesin anestesi, ventilator, patient monitor, alat laboratorium, USG 4D, serta peralatan bedah minimal invasif.

Usung Konsep Smart Hospital

RS KSH Rembang dirancang sebagai rumah sakit cabang keempat KSH Group setelah RS KSH Pati, RS KSH Tayu, dan RS KSH III Semarang.

Benny menyebut rumah sakit tersebut memiliki layanan unggulan, antara lain Trauma Center, uro-nefrologi dan endourologi laser untuk penanganan batu ginjal, bedah minimal invasif, serta layanan KIA dengan Tim Kartini yang seluruh tenaga medis dan tenaga kesehatannya merupakan perempuan.

Selain itu, rumah sakit dilengkapi Modular Operating Theater (MOT), instalasi gawat darurat (IGD), CT Scan 128 slice, ruang persalinan, dan ruang perawatan suite room berkelas hoteng bintang 5 yang sangat nyaman.

Baca Juga: Pelayanan Kesehatan Makin Lengkap, KSH Pati Hadirkan Empat Inovasi Baru : Dari Cath Lab hingga Child Development Center

Konsep pelayanan juga mengusung digitalisasi melalui Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) berbasis web. Benny mengatakan KSH terus mengembangkan sistem berbasis Internet of Things (IoT) dan kecerdasan buatan (AI) untuk meningkatkan kecepatan, akurasi, dan kualitas pelayanan.

Ia menegaskan pemanfaatan AI bukan untuk menggantikan peran manusia, melainkan membantu tenaga kesehatan dan manajemen bekerja lebih produktif serta meminimalkan kesalahan.

“Pemanfaatan AI bukan untuk mengantikan peran manusia dalam pelayanan, tetapi membantu manusia untuk menghasilkan kerja yang lebih produktif, cepat dan minimal kesalahan,” katanya.

Filosofi Urip Kudu Urup

Benny menjelaskan, pada awal operasional RS KSH Rembang belum dapat bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Kerja sama tersebut masih menunggu persiapan akreditasi dan persetujuan dari otoritas BPJS.

Meski demikian, pihaknya berharap masyarakat Rembang, Lasem, Kragan, dan sekitarnya dapat memanfaatkan pelayanan kesehatan yang lengkap dan terjangkau.

Diantaranya memberikan diskon 22% sesuai ulang tahun KSH Group dan ada jackpot diskon 81% semua layanan dalam rangka Kemerdekaan RI. Selain itu pihaknya menyiapkan layanan gratis bersalin VIP bagi pasien pertama di RS Keluarga Sehat Rembang.

Benny juga menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Rembang yang dinilai telah mendukung iklim investasi dan kemudahan berusaha. Ia berharap dukungan tersebut terus terjaga agar investasi di bidang kesehatan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Jelas bukan untuk tujuan keuntungan bisnis semata, terutama untuk mendedikasikan diri melayani masyarakat di bidang kesehatan,” kata Benny.

Ia menambahkan, semangat pengembangan KSH Group berangkat dari filosofi Jawa urip kudu urup, yang dimaknai sebagai hidup harus memberikan manfaat bagi sesama.

“Perjuangan dimulai dari diri kita dan orang di sekitar kita, berjuang dengan tulus agar bermanfaat bagi semakin banyak umat, siap membantu dan berbagi kebahagiaan,” tuturnya. (aua)

Editor : Achmad Ulil Albab
RS KELUARGA SEHAT REMBANG layanan unggulan ksh rembang pelayanan kesehatan