Tampilkan Pentas Ketoprak, SMKN 1 Sumber Rembang Resmikan Sanggar Widya Budaya

Wisnu Aji • Dipublikasikan Kamis, 27 Agustus 2026 | 19:08 WIB

TOTALITAS: Siswa-siswi SMKN 1 Sumber ikut bermain ketoptrak dalam peresmian Sanggar Seni  Widaya Budaya di sekolahnya, Rabu lalu (26/8).  (HERIYANTO UNTUK RADAR PATI)
TOTALITAS: Siswa-siswi SMKN 1 Sumber ikut bermain ketoptrak dalam peresmian Sanggar Seni Widaya Budaya di sekolahnya, Rabu lalu (26/8). (HERIYANTO UNTUK RADAR PATI)

REMBANG – Pementasan ketoprak bertajuk Samaya, Prapati sukses digelar di SMK Negeri 1 Sumber, Rembang, Rabu (26/8).

Pementasan tersebut sekaligus menjadi rangkaian peresmian Sanggar Seni Widya Budaya di lingkungan sekolah.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya SMKN 1 Sumber memperkuat pendidikan karakter sekaligus membangun harmoni di lingkungan sekolah.

Kehadiran sanggar seni diharapkan dapat menyelaraskan pendidikan kejuruan dengan pengembangan karakter dan jati diri peserta didik.

Baca Juga: Pemkab Rembang Salurkan Bantuan untuk Relokasi Enam Korban Tanah Amblas di Rembang

Pentas ketoprak berada di bawah arahan sutradara Slamet Widodo R. Siswa, guru, hingga tenaga kependidikan bahu-membahu menyukseskan pertunjukan.

Baik dalam memainkan peran di atas panggung maupun menjalankan berbagai tugas artistik dan teknis di belakang layar.

Kebersamaan tersebut menjadi gambaran semangat yang terus dibangun di lingkungan SMKN 1 Sumber.

Melalui seni, sekolah berupaya menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, inklusif, dan harmonis sekaligus memberikan ruang bagi setiap warga sekolah untuk berkembang dan berkontribusi.

Kepala SMKN 1 Sumber Dody Indrajati mengatakan, pengembangan potensi siswa tidak cukup hanya melalui keterampilan teknis.

Lulusan SMK juga perlu memiliki karakter kuat, kemampuan bekerja sama, tanggung jawab, serta mentalitas yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja dan industri.

"Kami ingin memastikan setiap lulusan tidak hanya terampil secara teknis, tetapi juga memiliki karakter unggul. Melalui kebersamaan di panggung seni ini, kami ingin memperkuat lingkungan sekolah yang nyaman, saling menghargai, dan bebas dari segala bentuk perundungan," ujar Dody.

Lakon Samaya, Prapati yang mengangkat kisah perjuangan dan nilai-nilai integritas dipilih sebagai bagian dari upaya penguatan karakter peserta didik.

Seni tidak hanya ditempatkan sebagai kegiatan hiburan, tetapi juga menjadi media pembelajaran untuk menanamkan nilai tanggung jawab, kerja sama, kedisiplinan, keberanian, dan penghargaan terhadap budaya bangsa.

"Pementasan Samaya, Prapati sekaligus menjadi bukti bahwa pelestarian budaya lokal dapat berjalan seiring dengan pendidikan vokasi," katanya.

Kegiatan tersebut juga memberikan pengalaman belajar yang kontekstual dan interaktif. Para siswa mendapat ruang untuk mengembangkan kreativitas, kepercayaan diri, kemampuan komunikasi, serta keterampilan bekerja dalam tim.

Melalui Sanggar Seni Widya Budaya, SMKN 1 Sumber berharap seni dan budaya dapat menjadi bagian penting dalam membentuk generasi muda yang terampil, berkarakter, memiliki daya saing, serta tetap berpijak pada nilai-nilai luhur budaya bangsa. (noe)

Editor : Abdul Rochim
SMKN 1 Sumber Sanggar Seni Widya Budaya pentas ketoprak Rembang budaya lokal Rembang pendidikan karakter