REMBANG – RSUD dr R Soetrasno Rembang terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan dengan menghadirkan teknologi bedah modern.
Rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Rembang itu kini melayani operasi hemoroid atau ambeien menggunakan teknologi laser serta tindakan laparoskopi yang hanya membutuhkan sayatan minimal.
Direktur RSUD dr R Soetrasno Rembang dr Samsul Anwar mengatakan, layanan operasi laser untuk pasien hemoroid mulai beroperasi efektif sejak Juli 2026.
Hingga kini, tiga pasien telah menjalani tindakan tersebut dengan hasil yang baik dan proses pemulihan yang lebih cepat.
Baca Juga: Jelang Hari Jadi ke-285, Bupati Rembang Ziarah ke Makam RA Kartini dan Tokoh Pendiri Daerah
Menurutnya, inovasi tersebut menjadi bagian dari peningkatan layanan kesehatan sekaligus menyambut Hari Jadi ke-285 Kabupaten Rembang.
Teknologi modern didukung tenaga medis profesional serta fasilitas yang memadai agar masyarakat memperoleh pelayanan yang lebih nyaman.
"Pasien hemoroid di Rembang cukup banyak. Kami ingin mereka bisa menjalani operasi dengan rasa nyeri yang minimal dan proses penyembuhan lebih cepat," ujarnya.
Dengan metode laser, pasien hanya perlu menjalani persiapan operasi, kemudian dapat menjalani tindakan pada hari yang sama. Jika kondisi stabil, pasien sudah diperbolehkan pulang dalam waktu kurang dari 2x24 jam.
Samsul menjelaskan, metode tersebut jauh berbeda dibandingkan operasi konvensional yang membutuhkan sayatan lebih besar sehingga pasien kerap merasakan nyeri pascaoperasi dan membutuhkan masa rawat lebih lama.
"Kalau menggunakan laser, pemulihannya lebih cepat. Setelah 1x24 jam pasien sudah bisa buang air besar dengan lebih nyaman dan proses penyembuhannya lebih baik," katanya.
Selain layanan laser, RSUD dr R Soetrasno juga telah memiliki peralatan laparoskopi yang memungkinkan operasi dilakukan melalui sayatan kecil atau metode minimal invasif.
Teknologi itu dapat dimanfaatkan untuk berbagai tindakan bedah, seperti operasi usus buntu maupun hernia. Keunggulannya adalah luka operasi lebih kecil, risiko komplikasi lebih rendah, serta masa pemulihan pasien menjadi lebih singkat.
"Kami juga memiliki layanan laparoskopi untuk operasi usus buntu maupun hernia. Sayatannya sangat kecil sehingga hasil operasi lebih baik dan tingkat kesembuhannya tinggi," tambahnya.
Pihak rumah sakit memastikan seluruh masyarakat dapat memanfaatkan layanan tersebut, termasuk peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), sehingga inovasi pelayanan kesehatan modern dapat diakses lebih luas. (noe)