Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Heboh Menu MBG Rembang: Ayam Berbelatung, Menu Tak Sesuai Jadwal, hingga Pengiriman Mendadak Batal

Alfian Dani • Rabu, 19 November 2025 | 15:50 WIB
BERMASALAH: Lauk ayam diduga ada belatungnya dan sayur wortel mentah diduga menjadi temuan baru di penyaluran MBG di Rembang.(ISTIMEWA)
BERMASALAH: Lauk ayam diduga ada belatungnya dan sayur wortel mentah diduga menjadi temuan baru di penyaluran MBG di Rembang.(ISTIMEWA)

REMBANG — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Rembang kembali menjadi sorotan setelah serangkaian masalah terjadi di sejumlah sekolah. Mulai dari temuan lauk ayam diduga mengandung belatung, dugaan penyajian makanan kurang matang, hingga pembatalan pengiriman secara mendadak oleh penyedia MBG di wilayah kota.

Insiden terbaru terjadi di SDN 1 Sulang, ketika siswa menerima menu ayam yang disebut-sebut mengandung belatung.

Sebelumnya, pihak sekolah juga mengeluhkan penyajian tahu dan wortel yang diduga dalam kondisi kurang matang. Kondisi ini membuat para orang tua murid semakin geram.

“Ini sudah keterlaluan. Sudah dua kali bermasalah. Harus ada tindakan tegas dari pihak terkait, jangan hanya diam,” ujar salah satu wali murid yang enggan disebutkan namanya.

SPPG: Sudah Koordinasi dan Beri Klarifikasi

Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kemadu Sulang, Andi Setiawan, membenarkan adanya laporan terkait ayam yang diduga berbelatung itu.

“Laporan dari tim asisten lapangan sudah saya terima. Kami juga sudah memenuhi panggilan kepolisian untuk klarifikasi,” jelasnya.

Namun, terkait tudingan penyajian tahu dan wortel mentah, Andi membantah tegas.

Ia menyebut tahu yang diberikan merupakan tahu olahan metode steam, sehingga tidak mungkin disajikan dalam kondisi mentah.

“Kami tidak mungkin memberikan makanan mentah. Semua sesuai standar kecuali untuk menu lalapan,” tegasnya.

Masalah Berlanjut di Wilayah Kota

Persoalan MBG tak hanya terjadi di Sulang. Di wilayah Kota Rembang, sebuah penyedia MBG dilaporkan membatalkan pengiriman makanan secara sepihak, padahal jadwal pengiriman telah ditetapkan.

“Harusnya dikirim jam 09.00. Setelah lewat jam, mereka malah mengonfirmasi pembatalan,” ujar seorang guru dari SD di Waru, Rembang Kota, yang meminta namanya tidak dicantumkan.

Baca Juga: Sertifikat Tanah Raib, Pemohon Wajib Jalani Sumpah di Kantah Grobogan

Guru tersebut juga mengungkapkan bahwa menu yang datang kerap tidak sesuai jadwal yang ditetapkan.

“Kadang menu yang dikirim berbeda dari daftar menu. Ini tidak tertib dan membingungkan sekolah,” tambahnya.

Penyedia MBG Bantah Lakukan Pembatalan

Pihak SPPI MBG Jalan Cinta Rembang, yang menangani distribusi di wilayah kota, membantah melakukan pembatalan pengiriman.

Meski demikian, mereka mengakui adanya keterlambatan akibat kendala operasional.

“Kami tetap berkomitmen memberikan pelayanan terbaik. Tidak ada pembatalan. Namun kadang ada hal teknis tidak terduga sehingga pengiriman molor,” kata perwakilan SPPI.

Ia menambahkan bahwa ketika kondisi memungkinkan, pihaknya bahkan dapat memajukan jadwal distribusi demi ketepatan layanan.

Sorotan Publik Meningkat

Rentetan kejadian tersebut membuat pelaksanaan program MBG kembali menjadi bahan perbincangan publik.

Banyak pihak menilai perlu ada evaluasi menyeluruh terkait kualitas bahan pangan, pemenuhan standar kebersihan, hingga kedisiplinan operasional para penyedia.

Program yang sejatinya dirancang untuk meningkatkan nutrisi siswa itu justru menghadapi tantangan serius dalam implementasinya di lapangan.(*)

Editor : Alfian Dani
#Makan Bergizi Gratis #kesehatan anak #rembang #isu pendidikan #MBG REMBANG