REMBANG – Progres penataan tempat relokasi pedagang Pasar Rembang terus dipacu menjelang akhir tahun.
Pemerintah Kabupaten Rembang mulai membangun lokasi relokasi sementara di area barat pasar lama atau bekas Pasar Hewan Sumberjo.
Pembongkaran patok sudah rampung menggunakan alat berat dan kini pekerjaan memasuki tahap pengukuran lahan, penggalian pondasi, serta pembangunan tampungan air di sisi utara belakang deretan kios.
Berdasarkan papan proyek, nilai penataan relokasi mencapai Rp 355,332 juta, yang berasal dari anggaran perubahan Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM Rembang.
Kepala Dindagkop dan UKM, Mohammad Mahfudz, memastikan pembangunan relokasi berjalan sesuai rencana.
90 Kios Sementara Ditarget Rampung
Mahfudz menyebutkan, setidaknya 90 kios sementara akan dibangun di tahap ini, menyesuaikan kemampuan anggaran.
Pedagang akan ditawari terlebih dahulu apakah bersedia pindah ke lokasi relokasi.
“Tidak semua pedagang berminat karena ada faktor biaya pemindahan maupun kendala teknis lain. Namun banyak juga yang meminta disediakan tempat relokasi, sehingga kami menyesuaikan dengan kekuatan APBD,” jelasnya.
Permintaan Maaf dan Janji Perbaikan
Mahfudz juga meminta maaf atas sejumlah permasalahan yang dialami pedagang, terutama saat banjir beberapa waktu lalu akibat drainase pasar yang tersumbat.
“Mohon bersabar, pembangunan yang sudah direncanakan bersama Kementerian PUPR akan segera berjalan,” ujarnya.
Baca Juga: Suluk Maleman Edisi 167 : Manusia Bukan Sumber Kebenaran
Lahan Disesuaikan: Perluasan 1–1,5 Meter untuk Parkir
Progres penyempurnaan Detail Engineering Design (DED) telah dikerjakan berdasarkan pengukuran terbaru bersama BPN.
Dari pengukuran, luas lahan eksisting mencapai ±16.900 m², namun luas sesuai sertifikat hanya 15.043 m².
Untuk mengakomodasi kebutuhan parkir, dinas meminta izin memperlebar area hingga 1–1,5 meter ke arah jalan berdasarkan kondisi pagar lama.
“Kita masukkan ke dalam luasan eksisting karena kebutuhan parkir harus mencukupi,” tambah Mahfudz.
Tahap Relokasi 2025: Baru Tampung 96 dari 2.155 Pedagang
Dari data tambahan, relokasi pedagang merupakan syarat utama revitalisasi pasar.
Pada 2025, Pemkab Rembang menyiapkan Rp 360 juta untuk pembangunan tahap pertama serta Rp 50 juta anggaran pendukung.
Mengacu harga satuan DPU TARU, area relokasi baru mampu menampung 96 pedagang, dari total 2.155 pedagang. Pedagang yang aktif berjualan akan diprioritaskan.
Untuk efisiensi, sebagian area relokasi bagi pedagang pelataran akan dibangun tanpa atap.
Pada tahap awal, anggaran akan difokuskan pada pembangunan atap secara menyeluruh, disusul pemasangan sekat.
Konsultan memperkirakan kebutuhan total anggaran mencapai Rp 3 miliar agar relokasi berjalan optimal.
Dokumen Selesai Akhir Tahun
Mahfudz menegaskan bahwa dokumen penataan ditarget rampung akhir tahun ini.
Ia juga masih berkoordinasi dengan Kementerian PUPR agar peninjauan ulang desain dapat segera difinalisasi sesuai aturan teknis bangunan.(*)
Editor : Alfian Dani