Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Kejar Target 469 Paket Pengadaan, Pegawai PBJ Rembang Lembur Hingga Tengah Malam

Alfian Dani • Kamis, 6 November 2025 | 02:26 WIB

 

Kabag PBJ Rembang, Muhammad Khoirul Anam. (WISNU AJI/RADAR PATI)
Kabag PBJ Rembang, Muhammad Khoirul Anam. (WISNU AJI/RADAR PATI)

REMBANG – Demi menuntaskan seluruh proses pengadaan barang dan jasa tahun anggaran 2025, pegawai di Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Sekretariat Daerah Kabupaten Rembang bekerja ekstra keras.

Tak jarang mereka lembur hingga larut malam demi memenuhi target penyelesaian sebelum akhir November.

Berdasarkan data monitoring dan evaluasi dari Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Rembang melalui laman spse.inaproc.id/rembangkab/amel, hingga 3 November 2025 tercatat sebanyak 469 paket pengadaan telah difasilitasi oleh Bagian PBJ.

Rinciannya, 279 paket jasa konsultasi, 109 paket jasa lainnya, 49 paket pengadaan barang, dan 32 paket pekerjaan konstruksi.

Dari jumlah itu, 12 paket dilakukan melalui tender terbuka, 414 pengadaan langsung, serta 43 melalui e-purchasing, dengan total nilai proyek mencapai Rp 96,4 miliar.

Kepala Bagian PBJ Setda Rembang, Muhammad Khoirul Anam, menjelaskan bahwa sebagian besar paket sudah selesai proses pemilihannya, sementara sisanya masih dalam tahap evaluasi dan review dokumen.

“Semua jenis pengadaan baik konstruksi, non-konstruksi, barang, maupun jasa kami fasilitasi selama berkasnya sudah lengkap dan masuk sistem,” ujarnya kepada Radar Kudus.

Anam menegaskan, timnya kini bekerja secara dinamis dengan jam kerja yang fleksibel. Evaluasi penawaran bahkan kerap dilakukan di rumah pada malam hari.

“Kalau hanya mengandalkan jam kantor, jelas tidak akan cukup. Karena itu kami sering lembur hingga tengah malam,” ungkapnya.

Upaya maraton ini dilakukan untuk memastikan seluruh kegiatan bisa segera berjalan, sekaligus menghindari keterlambatan realisasi anggaran menjelang akhir tahun.

Pemerintah Kabupaten Rembang menargetkan proses pengadaan tuntas tepat waktu agar pembangunan dan pelayanan publik tidak terhambat. (*)

 

Editor : Alfian Dani
#rembang #PBJ #pengadaan barang jasa #pembangunan daerah