REMBANG – Kondisi siswa SMPN 1 Kragan yang sempat mengalami gejala keracunan usai menyantap menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) berangsur membaik.
Hingga Jumat (26/9), hanya tiga siswa yang masih menjalani perawatan intensif di puskesmas, sementara seluruh biaya pengobatan ditanggung oleh BPJS Kesehatan.
Kepala SMPN 1 Kragan, Dahlan Slamet, menyebutkan mayoritas siswa telah pulih. Dari enam siswa yang sempat dirawat di Puskesmas Kragan 2, hanya dua yang masih dirawat.
Sementara lima siswa di Puskesmas Kragan 1 serta satu siswa di Puskesmas Sarang 2 telah dipulangkan.
“Sekolah terus memantau kondisi mereka dan berkoordinasi dengan pihak puskesmas,” ujarnya.
Kepala Puskesmas Sarang 1, dr. Joko Paryanto, menambahkan satu pasien asal Desa Kebloran yang mengeluhkan diare sudah pulih sepenuhnya.
Namun, satu siswa lain asal desa yang sama masih dirawat karena nyeri perut meski kondisinya terus membaik.
Sebelumnya, seorang siswi asal Desa Sumbermulyo yang sempat dirawat di Puskesmas Sarang 2 juga sudah diperbolehkan pulang setelah tidak lagi menunjukkan gejala keracunan.
Pemkab Rembang memastikan seluruh siswa SMPN 1 Kragan yang terdampak keracunan MBG mendapatkan layanan medis maksimal tanpa biaya tambahan.
Kepastian ini disambut lega oleh pihak keluarga, sekolah, serta Satgas MBG setempat.(noe)
Editor : Alfian Dani