Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

STAINU Rembang Resmi Dibuka: Ada Beasiswa Khusus Kader NU, Santri Berprestasi, hingga Influencer

Alfian Dani • Sabtu, 27 September 2025 | 13:10 WIB
LANGKAH AWAL: Wabup, Mochamad Hanies Cholil Barro saat hadir soft lounching STAINU Rembang.(KOMINFO REMBANG UNTUK RADAR PATI)
LANGKAH AWAL: Wabup, Mochamad Hanies Cholil Barro saat hadir soft lounching STAINU Rembang.(KOMINFO REMBANG UNTUK RADAR PATI)

 

 

REMBANG – Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama (STAINU) Rembang resmi membuka babak baru pendidikan tinggi di kota garam.

Dua program studi (prodi) perdana, Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) dan Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), kini siap menerima mahasiswa baru tahun akademik 2025/2026.

Pendaftaran mahasiswa baru dibuka sejak 15–30 September 2025, dilanjutkan verifikasi dan wawancara pada 1–2 Oktober, serta pengumuman hasil seleksi pada 3 Oktober.

Menariknya, STAINU tak hanya membuka jalur reguler, tetapi juga menghadirkan program beasiswa khusus bagi kader NU, santri berprestasi, hingga influencer yang konsisten menyuarakan nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.

Soft launching STAINU berlangsung di Gedung PCNU Rembang, Rabu (24/9/2025) dengan mengusung slogan “Humanity, Quality, Integrity.”

Wakil Ketua I STAINU Rembang, Musthofa, menegaskan hadirnya kampus ini adalah buah dari ikhtiar panjang PCNU sejak 2022.

Setelah menempuh jalan panjang, izin operasional resmi akhirnya diterbitkan oleh Menteri Agama RI pada tahun ini.

“Ini momentum penting, tonggak baru bagi warga NU dan masyarakat Rembang untuk memiliki perguruan tinggi sendiri,” ujar Musthofa.

Wakil Ketua Tanfidziah PCNU Rembang, Ismail Husnan, menambahkan, prodi PIAUD akan melahirkan tenaga pendidik profesional yang dibutuhkan di TK dan PAUD, sementara KPI mencetak generasi muda terampil dalam komunikasi dan dakwah Islam.

Sementara itu, Wakil Bupati Rembang Mochamad Hanies Cholil Barro menekankan pentingnya keberadaan STAINU dalam menjawab kebutuhan daerah.

Menurutnya, lulusan PIAUD sangat dibutuhkan mengingat banyak guru TK/PAUD pindah ke SD setelah lolos PPPK.

Sedangkan KPI diharapkan menghasilkan mubaligh sekaligus komunikator Islam yang mumpuni.

“Lulusan KPI dengan kemampuan komunikasi yang baik akan bisa berdakwah lebih efektif dan diterima masyarakat,” tegas Hanies.

Dengan kombinasi beasiswa kader, prodi strategis, dan dukungan NU serta Pemkab, STAINU Rembang digadang menjadi motor penggerak lahirnya generasi muda NU yang unggul, profesional, dan berakar pada nilai keislaman serta kebangsaan.

Editor : Alfian Dani
#santri berprestasi #kader nu #rembang #influencer #stainu