REMBANG – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Rembang membawa kabar menggembirakan.
Selain meresmikan aula baru di lantai tiga markas PMI, organisasi kemanusiaan ini juga mengumumkan telah melunasi seluruh utangnya.
Ketua PMI Rembang, dr. Samsul Anwar, menuturkan aula baru tersebut disiapkan sebagai gedung serbaguna yang bisa digunakan untuk rapat, kegiatan keagamaan, olahraga, hingga kebutuhan relawan.
“Alhamdulillah, aula sudah rampung dan PMI kini bebas dari utang sehingga bisa fokus pada pengembangan ke depan,” ujarnya.
Ke depan, PMI Rembang berencana membangun gedung usaha seperti apotek di area depan markas.
Selain itu, bantuan sosial juga akan ditingkatkan: bantuan korban kebakaran naik dari Rp750 ribu menjadi Rp1 juta, sedangkan santunan kematian dari Rp1 juta menjadi Rp1,5 juta.
Samsul yang juga menjabat Plt. Direktur RSUD dr. R. Soetrasno Rembang menambahkan, PMI menargetkan memiliki mobil boks untuk pengangkutan serta membeli kembali mobil tangki air sendiri.
Pihaknya juga merencanakan pembentukan Satuan Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (Sibat) di setiap kecamatan.
“HUT ke-80 ini menjadi momentum agar pengurus dan relawan PMI semakin sehat, maju, dan siap membantu masyarakat ketika bencana, meski tentu saja kita berharap tidak ada bencana,” jelasnya.
Rangkaian acara peringatan diisi apel bersama, diikuti relawan, mantan pengurus, dewan kehormatan, hingga perwakilan instansi terkait.
Kegiatan dilanjutkan pemotongan tumpeng dan doa bersama untuk meresmikan aula baru.
Wakil Bupati Rembang, Mochamad Hanies Cholil Barro’, selaku Ketua Dewan Kehormatan PMI, berharap PMI tidak hanya hadir secara fisik saat bencana, tetapi juga aktif di dunia digital.
“Kehadiran PMI di media sosial penting untuk mengedukasi masyarakat dan menunjukkan kepedulian sosial,” tegasnya.(noe)
Editor : Alfian Dani