REMBANG - Tujuh koperasi desa (Kopdes) Merah Putih di Rembang sudah siap beroperasi.
Kontak bisnis bersama Badan Usaha Milik Negara (BUMN) maupun Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) diharapkan bisa ditindaklanjuti untuk menjalankan unit usaha.
Saat ini 294 atau seluruh koperasi desa/kelurahan telah berbadan hukum dan memiliki rekening koperasi.
Sementara untuk yang sudah memiliki NIB ada 167 dan NPWP ada 209.
Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Dindagkop UKM) Rembang Mahfudz menyampaikan, saat ini sudah ada tujuh Kopdes Merah Putih yang siap beroperasi.
Kopdes tersebut adalah Desa Pedak Kecamatan Sulang, Desa Menoro Kecamatan Sedan, Desa Pohlandak Kecamatan Pancur, Desa Punjulharjo, Desa Sumberjo, Desa Mondoteko Kecamatan Rembang, dan Desa Trahan Kecamatan Sluke.
"Sudah ada tujuh koperasi desa yang siap infrastrukturnya. Baik pergudangan ataupun gerainya. Ini sudah siap untuk operasionalisasi," katanya.
Mahfudz menjelaskan, pendanaan dari koperasi bisa dari berbagai sumber.
Di antaranya melalui penyertaan modal Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).
Di Rembang sudah ada penyertaan modal BUMDes di masing-masing koperasi desa masing-masing Rp 15 juta.
"Untuk yang di Rembang sudah ada penyertaan modal BUMDes, masing-masing koperasi kecuali kelurahan, ada 284 masing-masing Rp 15 juta," katanya.
Selain itu, juga ada sumber pendanaan lain, melalui simpanan pokok, simpanan wajib, simpanan sukarela, dan sumber lain yang bisa melalui bank himbara.
"Plafonnya (pada bank himbara) sampai dengan Rp 3 miliar," katanya.
Baru-baru ini para pengurus kopdes telah dikumpulkan untuk kontak bisnis bersama BUMN dan BUMD.
Hal ini untuk memberikan pemahaman terkait peluang bisnis yang akan menjadi unit usaha.
Mahfudz berharap, setelah kontak bisnis bisa menjalin kemitraan.
"Setelah kontak bisnis kami laksanakan, silakan nanti menjalin kemitraan dengan BUMN, BUMD yang nanti akan menyampaikan presentasi," katanya.
"Kami berharap, setelah ini tindak lanjutnya nanti bisa dilaksanakan," imbuhnya. (vah/nana)
Editor : Syaiful Amri