Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

BBPMP dan Inspektorat Turun, 4 Sekolah SPMB di Monitoring Rembang Berharap Tahun Depan Sudah Sistem Online

Wisnu Aji • Rabu, 25 Juni 2025 | 21:28 WIB

MONITOR: Dindikpora, BBPMP, Inspektorat turun monitoring SPMB di SD dan SMP, kemarin. PIC SPMB RBG UNTUK RADARPATI.ID
MONITOR: Dindikpora, BBPMP, Inspektorat turun monitoring SPMB di SD dan SMP, kemarin. PIC SPMB RBG UNTUK RADARPATI.ID


REMBANG - Satu sisi Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dindikpora), Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Jateng, Inspektorat turun gunung.

Monitoring pelaksanan Seleksi Penerimaan Siswa Baru (SPMB).

”Dinas Pendidikan dan BBPMP sifatnya pengendalian. Sedangkan Inspektorat sifatnya review,” kata penanggung jawab atau PIC SPMB Kabupaten Rembang, Isti Choma Wati.

Kemarin Dindikpora Rembang bersama-sama BBPMP dan Inspektorat daerah monitoring 4 sekolah SD an SMP.

Yakni SDN 2 Leteh Rembang, SDN Kabongan Kidul Rembang, SMPN 2 Rembang dan SMPN 1 Lasem.

Dipastikan semua mengikuti juknis yang sudah disiapkan sebelumnya.

Dipatuhi mulai jalur yang disediakan domisi, prestasi, afirmasi dan mutasi.

”Kami juga menanyakan kendala-kendala. Rata-rata kendala dilapangan tahun ini yang pertama menerapkan SPMB, jadi perlu adaptasi-adaptasi,” sambungnya.

Jika ada berbagai pertanyaan dari orang tua dipersilahkan.

Untuk membuka web masing-masing sekolah atau bisa datang ke sekolah.

Dindikpora Rembang juga menyediakan nomor untuk aduan jika ditemukan kendala SPMB.

Dari kegiatan SPMB di Kabupaten Rembang berharap tahun depan sudah menggunakan sistem online.

Apapun nama penerimaan murid baru.

Karena tahun ini di Jateng hanya kabupaten setempat yang masih menggunakan sistem offline.

”Sistem offline kerawanan-kerawanan itu dimungkinkan lebih ada di bandingkan sistem online,”evaluasinya.

Menurut Isti yang juga Kabid Pembinaan SM, online sudah ditetapkan di aplikasi.

Jadi calon siswa tinggal menekan dan isi serta kirim.

Sistem offline memiliki kendala pemantauan ekstra.

Harus ada di lokasi.

Disamping membuka media sosial masing-masing sekolah.

Dari monitoring dilapangan 2 hari, SMPN 2 Rembang dan SMPN 1 Lasem juga tidak kalah baiknya dan bagusnya.

Sudah tertata baik, sistem tertata rapi. Jadi masyarakat tidak perlu banyak tanya sudah memahami.

Begitupun SMPN 1 Lasem demikian. Informasi yang ditempel tanpa tanya paham. Timeline SPMB sudah ada.

Baca Juga: Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih di Rembang Rampung, Siap Diluncurkan Secara Nasional

Jalur yang disediakan, persyaratan harus dipenuhi.

Kemudian skor nilai ketika ada calon murid baru bila ada masuk jalur prestasi.

Sudah lengkap dan bagus. tetap mendampingi, mengawasi dan memantau agar SPMB tahun 2025 betul-betul berjalan sesuai juknis, masyarakat juga paham aturanya.

”Kami harapkan masyarakat mendukung adalah peraturan dari pusat Kementrian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dan daerah mengikuti aturan yang ditetapkan Kementrian,” harapnya. (noe)

Editor : Abdul Rochim
#smp n 2 rembang #Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah #dindikpora rembang #rembang #Monitoring #BBPMP