REMBANG – Pelayanan di Mal Pelayanan Publik (MPP) di Kabupaten Rembang off 6 jam. Gara-gara terdampak pemeliharaan jaringan listrik di area desa Pandean.
Pelayanan publik dialihkan di kantor masing-masing. Pasalnya tidak ada suplay listrik, termasuk belum ada genset.
Kabid Bidang Pelayanan Terpadu Satu Pintu (Kabid PTSP), pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Rembang, Rizal Mustaqim saat dikonfirmasi tidak menampik pelayanan MPP sempat terhenti.
Ada pemeliharaan jaringan listrik.
”Sudah terjadwal, pukul 10.00 sampai 16.00 sore. Ful sehari ada pemeliharaan, kata Rizal saat dikonfirmasi RADARPATI.ID.
Terkait jadwal pemeliharaan tersebut sejak hari Sabtu sudah diumumkan.
Pengumuman disampaikan lewat medsos DPMPTSP Rembang.
Isinya hari Senin ada pemadaman.
Pelayanan perizinan di MPP di kantor masing-masing.
”Pelayanan MPP sempat dibuka sampai pukul 10.00,” terangnya.
Rizal tidak menampik selama pemadaman berlangsung tidak ada back up genset.
Terkait kebutuhan sarpras tersebut sebenarnya sudah pernah di usulkan.
Persisnya saat 3 tahun MPP berdiri di depan alun-alun Rembang.
Namun karena anggaran disina paling kecil belum bisa akomodir.
Di tahun 2026 sedang berusaha dimasukan prioritas.
Harapanya semoga di setujui Bupati Rembang.
Syukur perubahan bisa cepat.
”Hari Senin ramai-ramainya pelayanan di MPP. Di gerai MPP Rembang yang paling ramai BPJS. Sehari hampir 100 orang, biasanya gandeng geret Kartu Indonesia Sehat (KIS) ada di Dinkes dan Dinas Sosial (Dinsos),” imbuhnya.
Terkait pemadaman listrik para pengunjung di alihkan dinas masing-masing.
Contoh BPJS dialihkan kantor sekitar masjid An-Nur koordinasikan.
Kemudian cetak KTP dialihkan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dindukcapil).
Sedangkan layanan lain seperti gerai DPMPTSP, untuk ijin gampil bisa diakses lewat handphone masing-masing.
Kemudian layanan konsultasi dan perizinan masih manual, masih bisa dilayani.
Misalnya ajukan permohonan lalu diverifikasi.
”Selebihnya gerai-gerai lain dialihkan di kantor masing-masing. Untuk PDAM karena elektronik tidak bisa dilayani karena listrik padam,” imbuhnya. (noe)
Editor : Abdul Rochim