Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Harus Legowo! 3 Peserta Tidak Lolos, 95 Peserta Tes Tertulis Pemilihan Duta Literasi Rembang

Wisnu Aji • Sabtu, 21 Juni 2025 | 04:49 WIB

SERIUS: Kepala Dinarpus Ahmad Sholchan meninjau pelaksaan tes tertulis 95 peserta yang ikuti pemilihan Duta Literasi di Perpusda kemarin. PEMKAB RBG UNTUK RADARPATI.ID
SERIUS: Kepala Dinarpus Ahmad Sholchan meninjau pelaksaan tes tertulis 95 peserta yang ikuti pemilihan Duta Literasi di Perpusda kemarin. PEMKAB RBG UNTUK RADARPATI.ID


REMBANG – 3 pendaftar pemilihan Duta Literasi Kabupaten Rembang harus legowo.

Tidak bisa ikut partisipasi, tidak lolos seleksi admininistrasi.

KTP berasal dari luar daerah, meski tinggalnya di Rembang.

Untuk yang bisa melenggang tahap selanjutnya tercatat 95 peserta.

Kemarin mengikuti tes tertulis di Perpustakaan Daerah (Perpusda).

Setelah sebelumnya dinyatakan lolos seleksi administrasi dari total 98 pendaftar tersebut.

Jumlah pendaftar ada peningkatan lumayan.

Tahun lalu hanya 76 pendaftar duta literasi, tahun 2025 ada 98 pendaftar.

Ada kenaikan 22 pendaftar menunjukan animo meningkat.

Dengan usia 16 tahun sampai 23 tahun.

Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Dinarpus) Kabupaten Rembang, Achmad Sholchan, menjelaskan bahwa peserta harus menyelesaikan 100 soal pilihan ganda dalam waktu 90 menit.

”Soal pilihan ganda tentang pengetahuan umum, peraturan tentang literasi, teori literasi dan pengetahuan Kabupaten Rembang,” kata Sholchan saat dikonfirmasi RADARPATI.ID.

Di hari sama dilakukan koreksi lembar jawab.

Ditarget hari Senin mendatang di umumkan nilai peraih terbaik.

Enam orang dengan nilai tertinggi akan melaju ke babak Grand Final yang dijadwalkan berlangsung pada 26 Juni 2025.

”Kami harapkan dari 6 orang sebagai Duta Literasi Kabupaten Rembang tentunya wakil generasi muda untuk bisa membantu Pemkab Rembang menjadi juru kampanye dalam sosialisasikan pentingnya literasi khususnya generasi muda,” harapnya.

Salah satu peserta, Wahyu Trisna Augischa, mengaku termotivasi mengikuti ajang ini karena sejak kecil gemar membaca dan menulis.

Mahasiswi tersebut telah menghasilkan karya berupa puisi, novel, dan berbagai tulisan lainnya sejak duduk di bangku SMP.

”Di era digital seperti sekarang, banyak anak-anak yang lebih tertarik dengan media sosial. Minat membaca makin berkurang. Saya ingin menjadi agen perubahan dan mempromosikan budaya literasi kepada anak-anak,” ujarnya.

Sebagai bentuk persiapan, Gisca sapaan akrabnya mempelajari soal-soal seleksi kompetensi dasar (SKD) Pegawai Pemerintah Perjanjian Kerja (PPPK) dan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk materi pengetahuan umum, serta materi kuliah terkait perpustakaan dan literasi. (noe)

Editor : Abdul Rochim
#Dinarpus #Lomba Literasi #rembang #seleksi administrasi #Duta Literasi rembang