Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

TRAGIS !! Di Rembang, Pasutri dan Anak Tewas Terlindas Truk Usai Pulang Halalbihalal

Abdul Rochim • Rabu, 9 April 2025 | 02:41 WIB

 

Lokasi kecelakaan pasutri dan anak di depan SMAN 2 Rembang.
Lokasi kecelakaan pasutri dan anak di depan SMAN 2 Rembang.

REMBANG, Radar Pati – Peristiwa memilukan terjadi kemarin siang di Jalur Pantura di depan SMKN 2 Rembang.

Pasangan suami-istri (pasutri) Eko Beni Mohyanto dan Yayuk Watingsih serta putrinya yang berusia 4 tahun, tertabrak truk trailer usai halalbihalal di SMKN 2 Rembang.

Eko merupakan tenaga kependidikan SMKN tersebut.

Kronologi kejadian memilukan ini, bermula saat Eko melaju dari arah timur menuju ke barat, saat keluar dari gerbang SMK pelayaran tersebut.

Dia memboncengkan istri dan anaknya, Aska Rafana Putri naik motor matik Yamaha Mio JT putih bernomor polisi (nopol) K 3528 SM.

Sampai di Jalur Pantura sekitar pukul 10.45, satu keluarga itu tiba-tiba ditabrak truk tronton yang berjalan searah dari belakang.

Informasi yang beredar, Eko sempat bersenggolan dengan sepeda motor lain yang melintas. Kemudian oleng.

Ilham, pengemudi Grab sekaligus saksi di lapangan menyebut, korban sebelum terjatuh sempat oleng ke kanan. Sejurus saat itu, ada truk trailer dari belakang.

”Kebetulan saya dapat penumpang. Saya antar dulu ke Pantai Karang Jahe. Posisi saya arah dari berlawanan. Jadi saya melihat sendiri. Korban berboncengan naik Mio putih. Padahal saat kejadian itu, kondisi arus lalu lintas sedang sepi,” kata Ilham kepada Jawa Pos Radar Kudus kemarin siang di lokasi kejadian.

Dia sempat melihat detik-detik satu keluarga itu, terlindas truk hingga organ tubuhnya sebagian hancur. ”Usai kejadian, orang sekitar tidak berani mendekat sebelum datang petugas,” imbuhnya.

Saksi lain Rasno, yang merupakan kepala desa (kades) Pasar Banggi, Kota, Rembang, mengaku, tahu ada kecelakaan maut di depan SMKN 2 Rembang itu saat melintas.

”Ada dua kendaraan roda dua bersenggolan. Tiba-tiba satunya roboh ke arah kanan. Langsung di tabrak trailer dari belakang,” terangnya.

Setahu Rasno, ada tiga korban yang tergeletak. Meliputi bapak, ibu, dan anak. Usia anaknya masih balita, kisaran 4 tahun.

 

 

 

Dirinya mengetahui ciri-ciri truk trailer yang diduga menabrak itu. Setelah itu, dia ikut mengejar dan sempat parkir dekat pom bensin.

Sementara itu, terlihat petugas Satlantas Polres Rembang mendatangi tempat kejadian perkara (TKP).

Di sana sudah ada tiga ambulans yang membawa kantong jenasah warna oranye. Kemudian petugas mengevakuasi korban untuk dilarikan menuju RSUD dr R Soetrasno Rembang.

Begitupun dengan kendaraan korban Mio JT warna putih. Dibawa kendaraan petugas Satlantas untuk dijadikan barang bukti.

Termasuk juga menggali informasi tambahan dari dua remaja putri, pengemudi sepeda motor yang sempat bersenggolan.

Kasatlantas AKP Ryan Mitha Pangesthy bersama anggota dengan sigap mengatur lalu lintas. Juga sempat menenangkan dua remaja yang berboncengan diduga sempat terlibat bersenggolan dengan korban.

Hanya secara detail kronologi, AKP Mitha belum bisa memberikan keterangan lebih jelas. Sebab, masih fokus evakuasi dan mengatur arus lalu lintas. Sembari polisi menggali informasi dari saksi untuk dimintai keterangan.

Terpisah, salah satu guru SMKN 2 Rembang Mursidi saat dihubungi membenarkan korban yang meninggal merupakan tenaga kependidikan di sekolahnya.

Dia mengetahui ada kecelakaan itu, dari berita beredar luas di media sosial (medsos). ”(Korban bertiga) usai halalbihalal di SMK 2 Rembang,” katanya.

Eko, korban laki-laki yang merupakan tenaga kependidikan itu, bertugas sebagai petugas kebersihan di SMKN 2 Rembang.

Warga Dukuh Balong Kulon, Desa Kumendung, Rembang, itu, sedinya tahun ini menerima Surat Keputusan (SK) Pegawai Pemerintah Perjanjian Kerja (PPPK) 2025. (noe/lin)

Editor : Abdul Rochim
#kecelakaan #meninggal #rembang #pasutri #halalbihalal