REMBANG - Kondisi cuaca yang tidak mendukung membuat jumlah kunjungan wisata tidak mengalami kenaikan signifikan saat libur natal dan tahun baru (nataru). Dampak ini dirasakan di destinasi wisata pantai.
Dampak cuaca ini salah satunya dialami di wisata Pantai Karangjahe, Desa Punjulharjo.
Jumlah kunjungan wisata di salah satu destinasi unggulan Rembang ini tidak sebanyak saat libur nataru tahun lalu.
Salah satu pengelola Pantai Karangjahe Taufiqurrahmah menyampaikan, kunjungan pada tanggal 25 Desember kemarin, jumlah kunjungan tercatat ada 5.821 orang.
Sementara sampai dengan siang kemarin (26/12), jumlah kunjungan masih dalam perhitungan.
Menurutnya, jumlah ini bisa dibilang lebih sedikit jika dibandingkan saat nataru tahun lalu. Sebab, saat itu animo pemgunjung bisa terlihat di akses masuk wisata dan parkir kendaraan yang penuh bahkan sampai menggunakan kantong parkir yang ada di luar area wisata.
"Dulu sampai macet. Kemarin bisa diatasi. Banyak pengunjung yang keluar masuk. Sempatparkir di luar kemarin yang kantong pertama dipakai," katanya.
Meski begitu, jika dibandingkan dengan hari biasa, jumlah pengunjung bisa dibilang mengalami lonjakan. Jika hari biasa kunjungan wisatawan berkisar 650 sampai dengan 1.784 orang.
"Karena kemarin musim penghujan. Yang biasanya kisaran ada seribu orang, menjadi 650 orang. Cuman di hari tertentu ada alonjakan ada 1.784 orang," jelasnya.
Di sisi lain, pihaknya juga telah mengantisipasi lonjakan pengunjung saat libur nataru. Diantaranya menyiapkan tiga kantong parkir diluar lokasi wisata.
"Kalau alternatif lain kami kerja sama dengan milik warga," katanya.
Kondisi serupa juga terjadi di Pantai Pasir Putih, Wates, Kaliori. Jumlah kunjungan di sini juga tidak mengalami lonjakan signifikan saat libur Nataru.
Jovid, salah satu pengelola menyampaikan, jumlah kunjungan terpantau hampir sama sepeti dengan akhir pekan biasa.
"Sementra terpantau hampir sama dengan hari-hari minggu biasa belum terjadi kenaikan yang banyak. Kemarin 3.788 orang," katanya.
Pantai ini juga dikenal menjadi salah satu akses untuk nyebrang ke Pulau Gede. Karena ombak tidak bersahabat, minat wisatawan untuk ke sana juga berkurang.
"Sementra ditunda (penyebrangan ke Pulau Gede). Ombaknya tdak bersahabat. Sementara memang jarang juga yang ke Pulau Gede. Hampir 1 bulan jarang ada yang ke Pulau Gede," jelasnya. (vah)
Editor : Achmad Ulil Albab