Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Hujan Empat Jam Picu Banjir dan Tanah Longsor di Rembang

Syaiful Amri • Minggu, 8 Desember 2024 | 04:10 WIB
CEK LONGSOR: Tebing di Desa Pakis, Sale, longsor menimpa rumah warga
CEK LONGSOR: Tebing di Desa Pakis, Sale, longsor menimpa rumah warga

REMBANG, RADARPATI.ID - Hujan hampir sehari penuh di wilayah Kabupaten menyebabkan banjir dan tanah longsor.

Banjir terjadi beberapa titik di Kota Rembang dan Lasem. Sementara longsor talud terjadi di tiga lokasi.

Hujan deras terpantau di wilayah Rembang mulai sekitar pukul 12.00 kemarin.

Sejumlah jalan di wilayah Rembang pun tergenang termasuk di area pemukiman warga.

Salah satunya, adalah di Perumahan Palm View, Desa Kabongan Kidul, Kecamatan Rembang.

Pantauan Jawa Pos Radar Pati sekitar pukul 15.30 kemarin, akses jalan menuju perumahan tersebut tergenang air setinggi sekitar sebetis orang dewasa.

Saat itu, cuaca masih gerimis. Genangan tersebut diakibatkan luapan dari sawah di sekitar perumahan.

Tak hanya di perumahan, banjir juga menggenangi jalan-jalan di Kota Rembang, seperti di depan Kantor Dinas Kesehatan, depan SPBU Jalan Pemuda, sebelum perempatan Galonan di Jalan Rembang-Blora.

Bahkan banjir juga menggenangi Pasar Rembang yang sebelumnya belum pernah kebanjiran.

Penyebabnya karena selokan mampat, sehingga air tak bisa mengalir maksimal.

TERJANG GENANGAN: Sejumlah kendaraan besar menerjang genangan air di Jalan Pantura Lasem kemarin.
TERJANG GENANGAN: Sejumlah kendaraan besar menerjang genangan air di Jalan Pantura Lasem kemarin.

Kondisi serupa juga terjadi basement pasar kreatif lasem dan di sebelah timur jembatan Bagan, Kecamatan Lasem.

Namun banjir kali ini tidak seperah akhir pekan lalu. Ketinggian air hanya 20 cm.

Cuaca ekstrem kemarin juga mengakibatkan pohon tumbang hingga longsor.

Seperti yang terjadi di Desa Pakis, Kecamatan Sale. Di sana terdapat tebing longsor yang menimpa rumah warga.

Kepala Desa Pakis Solikin menyampaikan, hujan sudah dimulai sejak pagi.

Sehingga mengakibatkan tebing setinggi empat meter dan sepanjang delapan meter itu ambrol, menimpa satu rumah warga yang ada di bawahnya.

Longsor ini terjadi sekitar pukul 13.30 kemarin.

"Kondisi rumah tidak roboh, tetapi pada temboknya mengalami keretakan. Karena daerah Pakis ini pegunungan jadi tebing tinggi banyak di desa kami," katanya.

Kejadian longsor juga terjadi di Dusun Picis, Desa Gowan, Kecamatan Gunem.

Di sana terdapat talud setinggi empat meter dan panjang 14 meter ambrol menimpa rumah warga.

Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Rembang, sampai dengan pukul 14.40 kemarin tercatat ada enam kejadian.

Kepala BPBD Rembang Sri Jarwati menyampaikan, hujan Lebat disertai angin terjadi di Kabupaten Rembang sejak dini hari.

"Mengakibatkan air menggenang di beberapa titik lokasi, pohon tumbang, dan talud longsor," katanya. (vah/noe/ali/amr/izza)

 

Editor : Syaiful Amri
#banjir dan tanah longsor #Badan Penanggulangan Bencana Daerah #Hujan hampir sehari penuh #Kantor Dinas Kesehatan