PATI, RadarPati.ID - HUJAN deras sejak sore hingga malam hari pada Sabtu (1/12) menyebabkan banjir di sejumlah tempat.
Di Kabupaten Rembang banjir menggenangi sejumlah tempat. Di antaranya jalan Pantura Lasem-Rembang.
Sehingga kendaraan yang lewat harus pelan-pelan. Menyebabkan kemacetan.
Tiga sekolah di wilayah itu juga terdampak banjir, yaitu SMPN 1 Lasem, SMPN 2 Lasem, dan SMPN 3 Lasem. Selain itu basement Pasar Kreatif Lasem terendam.
Di SMPN 2 Lasem, 14 ruangan sekolah itu terendam banjir dari total 18 ruangan.
Masing-masing kelas VII enam ruangan. Kelas VIII dua ruangan. Sisanya kelas IX.
Air banjir masuk ruangan tiga sekolah itu sekitar pukul 20.00-an.
Waka SMP 2 Lasem Bambang Heru menyampaikan sekitar pukul 19.00 jalan raya tergenang air. Saat itu belum ada tanda-tanda air akan banjiri ruang sekolahnya.
”Air mulai masuk antara pukul 20.00-20.30,” jelasnya.
Akibat banjir itu beberapa berkas sekolah di ruangan terkena banjir tidak bisa terselamatkan.
Pascabanjir, pagi kemarin pihak sekolah dibantu TNI-Polri membersihkan ruangan.
”Mulai Senin besok (hari ini, Red) mulai pelaksanaan tes,” ujarnya.
Kepala Sekolah SMPN 2 Lasem Chrismastuti mengungkapkan banjir itu bukan kali pertama, tetapi rutin tiap tahun. ”Sejak tahun 1984 sampai sekarang,” imbuhnya
Di bagian depan sekolah, lanjutnya, sudah dibuatkan tanggul. Tetapi belum bisa menyelesaikan masalah banjir. Posisi sekolah lebih tinggi dengan jalan raya.
”Solusinya meninggikan kondisi ruang kelas dan ruangan lainnya,” ucapnya.
Kepala sekolah SMP 1 Lasem, Estu Budi Winarni menambahkan banjir di sekolahnya akibat air tidak bisa mengalir keluar.
Karena saluran air Desa Gedongmulyo yang ada di belakang sekolah lebih tinggi, serta semakin dangkal dan menyempit.
”Sesekali saluran yang tepat dibelakang sekolah kami perdalam sendiri dengan cangkul, tapi sebentar kemudian kembali dangkal,” imbuhnya
Terpisah Kabid Pembinaan SMP, Isti Choma Wati menambahkan Minggu (1/12) turun langsung mengecek sekolah yang banjir.
Kebetulan tiga sekolah SMP Negeri di Lasem terdampak. Jadi langganan tahunan.
”Kami kerja bakti bersama-sama. Bersih-bersih dan ngepel bareng. Karena hari Senin digunakan anak-anak melaksanakan ujian. Ruangan sudah bisa dimanfaatkan kembali besok (hari ini, Red),” terangnya.
Selain merendam beberapa sekolah banjir juga menggenangi basement Pasar Kreatif Lasem.
Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Kudus sejak Jumat (30/11) lalu basement terendam.
Ketinggian sempat sebetis orang dewasa. Petugas melakukan berbagai upaya, termasuk menyedot air menggunakan pompa.
Meski berjam-jam tapi tidak kunjung surut.
Pantauan di lapangan kemarin (1/12) ruangan itu tergenangi air. Air dari jalan turun ke basement pasar itu, sementara pompa otomatis rusak.
Kepala Bidang Pasar dan PKL Dinas Perdagangan dan Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Dindagkopukm) Rembang, Heri Martono menjelaskan pompa otomatis di bak dua tampungan utara basement jalan utara dan selatan kemarin tidak berfungsi. Mendadak korsleting. (noe/zen)
Sekolah Terdampak Banjir di Lasem Sabtu (30/11) malam
- SMP Negeri 2 Lasem
- Semua area sekolah terendam banjir.
-Ketinggian air 30 Cm.
- SMP Negeri 3 Lasem
- Enam ruang kelas .
- Penyebabnya saluran air tersumbat.
- SMP Negeri 1 Lasem
- Ruang belajar di bagian belakang sekolah terdampak banjir.
- Posisi ruang sekolah lebih rendah daripada lingkungan sekitar
Diolah dari Berbagai Sumber
Editor : Abdul Rochim