REMBANG, RADARPATI.ID – Puluhan perusahaan turut partisipasi dalam Job Fair sekolah menengah kejuruan di Kabupaten Rembang.
Event yang disupport kementerian ini tampak sepi, padahal ada banyak perusahaan turut berpartisipasi.
Kepala Bidang Tenaga Kerja, pada Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Dinperinaker) Kabupaten Rembang, Dwi Septina Rahayu menyebutkan acara yang digelar selama beberapa hari di sejumlah SMK tampak sepi.
Padahal acara yang di support dari kementrian itu sangat membantu dinas pendidikan.
”Sebenarnya peluang bagus bagi masyarakat Rembang yang tidak dapat job fair dari dinas. Tapi eman-eman eksternal belum terlalu berbanding ke luar,” ujarnya.
Padahal menurutnya ada banyak perusahaan sudah antusias.
Ia menduga sepinya job fair, Kemungkinan karena dilaksanakan di lingkungan sekolah, sehingga masyarakat tidak tahu kalau job fair itu dibuat untuk umum.
“Jadinya eksternal yang hadir kurang dalam kegiatan. Selain itu, kemungkinan, sosialisasi kurang, atau masyarakat Rembang memang sudah pada bekerja semua,” imbuhnya.
Dalam acara kemarin Dinperinaker Rembang diundang untuk membuka layanan AK1 atau familiar kartu kuning bagi pelamar kerja.
Serta penyuluhan dan bimbingan jabatan serta konsultasi selama kegiatan berlangsung.
”Ada yang konsultasi. Ke layanan Dinperinaker dua hari dapat 25-30 anak. Kebanyakan yang datang anak-anak sekolah. ketika kita kasih buku panduan bekerja dan gratis ada yang takut,” pungkasnya. (noe/ali/amr/izza)
Editor : Syaiful Amri