Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Produksi Menurun, Komisi IV DPR RI Dorong Inovasi Pengolahan Ikan

Vachri Rinaldy Lutfipambudi • Kamis, 1 Agustus 2024 | 08:10 WIB
KOLABORASI: Kelompok masyarakat mengikuti sosialisasi tentang penguatan peran masyarakat dalam SDKP melalui sistem pengawasan berbasis masyarakat kemarin. (VACHRI RINALDY L/RADARPATI.ID)
KOLABORASI: Kelompok masyarakat mengikuti sosialisasi tentang penguatan peran masyarakat dalam SDKP melalui sistem pengawasan berbasis masyarakat kemarin. (VACHRI RINALDY L/RADARPATI.ID)

REMBANG, RADARPATI.ID – Menurunnya produksi tangkapan ikan masih menjadi pekerjaan rumah yang perlu dituntaskan Kabupaten Rembang. Saat ini, mencuat usulan tentang produk pengolahan agar bisa menambah nilai jual.

Usulan tersebut mencuat saat acara sosialisasi penguatan peran masyarakat dalam Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (SDKP) melalui sistem pengawasan berbasis masyarakat kemarin.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten (Dinlutkan) Rembang Sofyan Cholid menyampaikan, saat ini produksi ikan di rembang memang sedang mengalami penurunan.

Tidak hanya itu, harga jual juga ikut turun. Pihaknya mengajak kelompok masyarakat pengawas (Pokmaswas) untuk bersama memberikan kontribusi untuk menjaga sumber daya yang ada di laut.

”Pokmaswas tidak digaji, namun punya peran melindungi sumber daya. Jangan sampai semakin lama sumber daya semakin merosot,” katanya.

Anggota Komisi IV DPR RI Firman Subagyo menyampaikan, tantangan para nelayan saat ini juga karena kualitas tangkapan ikan menurun. Sehingga jika dijual, otomatis akan lebih murah.

Pihaknya berkomunikasi dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), agar bisa memfasilitasi proses pengolahan ikan agar bisa memberikan nilai tambah terhadap hasil tangkap nelayan.

”Ke depan harus berinovasi. Jangan hanya pasrah karena hasil tangkapan itu dinilai dengan harga murah,” katanya.

Sehingga ia berharap para nelayan bisa mengolah hasil tangkapan secara mandiri. Politisi Partai Golkar itu juga mengusulkan agar ikan-ikan tersebut bisa diolah menjadi tepung. Hanya saja, saat ini masih terkendala alat.

”Inilah yang saya usulkan, kalau bisa masing-masing kelompok diberi alat membuat tepung. Kita harus belajar,” katanya.

Anggota DPRD Rembang Anjar Krisniawan mengatakan kegiatan sosialisasi kemarin dilakukan untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus mendorong inovasi pemberdayaan.

”Ada masalah apa disampaikan, pak Firman di tingkat pusat berupaya untuk mencarikan solusinya,” katanya pria yang juga menjabat sebagai Ketua DPD Rembang itu. (vah/ali)

 

Editor : Alfian Dani
#produksi menurun #pengolahan ikan #inovasi #dorong #Komisi IV DPRD RI