REMBANG, RADARPATI.ID – Sistem Informasi Pengelolaan Pasar Rembang (Sipp Bang) sudah disiapkan.
Ini untuk optimalisasi sektor pendapatan di bidang pasar dan digadang jadi pioner pasar rakyat skala di Jawa Tengah (Jateng).
Kabid Pembinaan Pasar dan Pedagang Kali Lima, pada Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Mikro Kecil dan Menengah, Herry Martono menyampaikan sistem Sipp Bang saat ini juga diikutsertakan Rembang Innovation Award yang digelar Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Rembang.
Aplikasi anyar ini bentuk inovasi pelayanan publik maupun masyarakat.
”Kami mulai mulai start era baru. Yakni pengembangan sistem e-retribusi,” kata Herry kepada Jawa Pos Radar Kudus.
Pengembangan di dalamnya ada sistem terintegrasi jangka pendek. Ada menu profil pasar. Lalu harga kebutuhan pokok masyarakat. Masyarakat bisa akses update.
Kemudian ada pelayanan kartu tanda dagang (Kartadag) secara online. Berupa e-Kartadaq yang ada sistem barcode. Semua sistem itu bisa diakses lewat Sipp Bang.
”Ini mendukung smart city visi dan misi Kabupaten Rembang. Optimistis akan berhasil. Lalu satu-satunya sistem yang ada di Jateng. Pasar rakyat yang menggunakan sistem. Menjadi pioner skala di Jateng Kabupaten Rembang. Itu lain dari yang lain,” ujarnya.
Diluar inovasi Sipp Bang yang tengah digarap, sebelumnya tiga pasar sudah dilakukan verifikasi pasar SNI.
Diantaranya pasar SNI tipe 4 di Tegaldowo Gunem, pasar SNI tipe 1 Kragan dan pasar SNI di kreatif Lasem.
Melibatkan tim Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Jawa Tengah.
“Saat ini tinggal menunggu pengumuman lolos tidaknya verifikasi administrasi,” imbuhnya. (noe/ali)
Editor : Achmad Ulil Albab