Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Denny Caknan hingga Ning Umi Laila Bakal Datangi HUT Rembang, Catat Tanggal dan Jamnya!

Wisnu Aji • Selasa, 2 Juli 2024 | 02:48 WIB
DENNY CAK NAN. (IG DC UNTUK RADARPATI.ID)
DENNY CAK NAN. (IG DC UNTUK RADARPATI.ID)

 

REMBANG, RADARPATI.ID – Denny Caknan dan Ustadzah cantik Ning Umi Lalila akan didatangkan untuk memerihkan peringatan Hari Jadi ke-283 Rembang. 

Tak hanya itu, panitia juga akan menggelar kirab pada puncak hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

Ketua panitia Hari Jadi ke-283 Rembang sekaligus Sekda, Fahrudin saat dikonfirmasi sesuai hasil rapat dengan para pengusaha tambang di ruang Sekda.  

Hasil dari rapat itu, ada kesepakatan mendatangkan Denny Caknan dalam acara hari Jadi Kabupaten Rembang.

”Kalau memang oke yang sudah. Silahkan mengurus. Kita fasilitasi,” kata Sekda Rembang saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Kudus.

Selain hiburan rakyar tersebut, nanti juga ada salawatan. Rencana akan mengundang Habib Anis dan Ustadzah Ning Umi Laila. Kemudian juga ada wayangan.

Termasuk kirab dalam menyemarakan Hari Jadi Rembang. ”Sepanjang bisa mengisi hari Jadi Rembang oke. Rangkaianya sampai tanggal 17 Agustus 2024,” terangnya.

Hiburan rakyat, salawatan dan kirab untuk menyemarakan hari Jadi Rembang. Walaupun dari sisi ekonomi terbatas pemda berupaya memeriahkan hari jadi-nya.

Lalu muncul ekonomi kerumunan dengan mendatangkan salah satu artis nasional.

Dengan kedatangan tamu-tamu daerah sekitar akan membawa rejeki. Harapanya ada perputaran uang dalam momen tersebut. Ekonomi kerumunan akan muncul.

Diluar jadwal diatas Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM Rembang tengah menyiapkan Rembang Expo 2024.

Nanti ikut menunjang dan meramaikanya. Total 230-250 stand yang disediakan. Untuk promosikan produk-produk unggulan khas Rembang.

Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM Rembang, M. Mahfudz, akan dilaksanakan pada 22 - 28 Juli 2024 di Balai Kartini, Rembang. Event tahunan ini tidak digelar sejak 2019 karena pandemi Covid-19.

”Kita berikan ruang dan kesempatan bagi UMKM. Produk masyarakat Rembang bisa media promosi dalam meningkatkan pasar dan pendapatan,” katanya Mahfudz kepada koran ini.

Banyak hal yang akan menunjukan perkembangan pelaksaan Rembang Expo di tahun-tahun sebelumnya.

Karena tahun ini agak berbeda. Dengan minimnya dukungan APBD, optimistis bisa melaksanakan event tersebut.

Diharapkan omzet penjualan ada peningkatan. Lalu informasi di pembeli atau mencari produk di hasilkan daerah dengan potensinya bisa terbaca.

Entah pembeli atau dunia usaha membutuhkan support atau bermitra UMKM daerah.

”Masih batik produk unggulan. Kemudian UMKM di produk kuliner banyak dihasilkan dari hasil laut, pertanian dan perkebunan,” terangnya.

Tidak hanya itu penggunaan teknologi tepat guna yang muncul baik dari kelompok masyarakat atau pelaku dunia usaha.

Kecanggihan teknologi digitalisasi penggunaan produksi bisa meningkatkan produktifitas dan menekan biaya produksi.

Untuk mengakomodir di Rembang Expo kurang lebih 230-250 stand disediakan di Balai Kartini dan lingkungan sekitar.

Tiap pekan terus di evaluasi. Kuota Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam Rembang Expo 2024 dikurangi untuk memberikan lebih banyak ruang bagi pelaku usaha.

Awalnya ada 24 OPD yang direncanakan ikut, namun kini hanya sekitar 12 OPD yang berpartisipasi.

”OPD yang ikut Rembang Expo adalah yang memiliki fungsi pelayanan dan strategis untuk menyampaikan potensi, seperti DPMPTSP (Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu) agar menarik investor masuk.

Sedangkan yang tidak ikut seperti Badan Kepegawaian Daerah (BKD). Dengan pengurangan OPD, lebih banyak ruang untuk pelaku usaha atau UMKM,” jelas Mahfudz.

Mahfudz mengungkapkan bahwa sudah banyak pihak yang mendaftar untuk ikut serta di Rembang Expo.

Mereka yang sudah mengkonfirmasi keikutsertaan antara lain dari perbankan dan pihak swasta dari luar kota.

”Mereka berkontribusi membantu biaya pelaksaan operasional. Mulai sewa tenda, listrik, kebersihan, keamanan dan penunjang sarana. Untuk besaranya Rp 3 jutaan,” pungkasnya.

Adapun Denny Cak Nan dikabarkan akan perform pada 29 Juli 2024 mendatang.

Rencana konser ambyar akan digelar malam hari. (Noe/ali)

Editor : Abdul Rochim
#koperasi #kemerdekaan ri #HUT rembang #rembang #Ning Umi Laila #ekonomi #denny caknan #umkm