REMBANG, RADARPATI.ID - Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) harus bertarung sekitar tiga jam untuk menaklukkan si Jago Merah yang melahap Gudang Rosok di Dukuh Grajen, Desa Sumberjo kemarin.
Diduga ada orang yang sengaja membakar. Petugas Damkar Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Rembang menerima laporan tersebut sekitar pukul 10.20.
Tim langsung meluncur ke lokasi. Empat armada mobil pemadam dan delapan tangki dikerahkan.
Di lokasi asap tebal sudah mengepul. Diperkirakan titik api berada di tengah-tengah gudang. Di sekitar lokasi kejarian juga terdapat bangunan-bangunan lain.
Petugas pun langsug sigap agar api tidak merembet ke bangunan sekitar.
Proses pemadaman dilakukan dari berbagai sisi. Ada yang menyemprotkan air dari depan gudang, ada juga yang berupaya memadamkan dari atas.
Sementara, di dalamnya terdapat berbagai rosok berbahahan plastik dan timbunan yang tinggi.
Kobaran api tersebut juga menimbulkan asap pekat. Sekitar satu jam kemudian, api baru bisa dikuasai.
Sarpani, Komandan Regu Damkar yang bertugas kemarin mengakui, kalau sempat terjadi kendala karena api berada di tengah-tengah gudang.
"Kendalanya api di bawah timbunan rosok yang sangat tinggi. Kalau tidak diurai ya kami basahi terus biar air tidak ke bawah," jelasnya.
Meski demikian pemadaman terus berlanjut. Pantauan Jawa Pos Radar Kudus sekitar pukul 12.00 para petugas masih bergelut untuk melakukan pemadaman.
Truk tangki juga beberapa kali mondar mandir untuk mencukupi kebutuhan air.
Diperkirakan, dalam proses pemadaman membutuhkan sekitar 50 tangki. "(Air) Kami ambil dari Rowo Setro," katanya.
Petugas Damkar bisa menghela nafas sekitar pukul 15.00. Saat itu, api sudah jinak dan tinggal proses pendinginan.
"Mayoritas plastik sehingga membutuhkan waktu yang lama timbunannya tinggi," katanya.
Kepala BPBD Rembang Sri Jarwati mengatakan dalam proses pemadaman pihaknya menerjunkan sekitar 40 personel.
Sampai sore kemarin ia belum bisa memastikan berapa kerugian materiil atas kejadian ini.
Sementara itu, disinggung soal penyebab kebakaran, ia menerima informasi bahwa kejadian karena adanya dugaan unsur kesengajaan. "Penyebab (diduga) sengaja dibakar," ujarnya.
Jawa Pos Radar Kudus juga mendapatkan informasi demikian dari warga sekitar.
Namun, sampai dengan sore kemarin belum diketahui secara pasti identitas dan motif pelaku pembakaran.
Dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Rembang AKP Sutikna menyanpaikan pihaknya masih memeriksa terkait adanya dugaan unsur kesengajaan pembakaran gudang tersebut.
"Masih pemeriksaan," katanya. (vah/him)
Editor : Abdul Rochim