REMBANG, RADARPATI.ID – Dinamika Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Rembang mulai mengerucut.
Untuk sementara, sudah terlihat dua poros bakal calon bupati (bacabup), Ketua DPC Demokrat Harno dan Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhammad Hanies Cholil Barro.
Sejumlah nama memang sudah bermunculan seiring dengan dibukanya penjaringan bupati dan wakil bupati di beberapa partai politik.
Orang-orang yang ingin menyalonkan diri sebagai bupati di antaranya, Ketua DPC Demokrat Rembang Harno dan Ketua DPC PKB Muhammad Hanies Cholil Barro.
Sedangkan kandidat lain, seperti Ketua DPC Hanura Rembang Nur Hasan, Ketua DPC PPP Zaimul Umam, dan Ketua Paguyuban Kepala Desa Kabupaten Rembang Jidan Gunorejo siap untuk menjadi calon bupati maupun calon wakil bupati.
Nama-nama tersebut, setidaknya sudah tercatat di DPD Nasdem yang selesai membuka penjaringan beberapa waktu lalu.
Kemarin, Harno dan Hanies menyerahkan formulir pendaftaran ke PDIP, yang juga membuka penjaringan.
Mereka sama-sama mendaftarkan diri sebagai calon bupati. Soal mekanisme memilih wakil bupati, Harno dan Hanies masih melihat situasi.
Ketua DPC Demokrat Rembang Harno menyampaikan, untuk menentukan pendamping, pihaknya masih melihat situasi.
Sementara itu, Ketua DPC PKB Rembang Muhammad Hanies Cholil Barro menyampaikan, setelah pendaftaran akan ada komunikasi lebih lanjut.
Disinggung soal kriteria wakil, Hanies bilang, yang penting bisa bekerja sama.
Sampai dengan kemarin, PKB belum menghasilkan komunikasi yang mengerucut dengan partai-partai lain.
”Kami masih sangat cair. Sama PDIP cair, sama Nasdem dan Demokrat juga masih sangat cair. Dengan PPP juga seperti itu," katanya.
Ketua DPC PDIP Rembang Ridwan mengatakan, sampai dengan kemarin ada dua calon bupati, Harno dan Hanies.
”Di PDIP habis ini akan ada komunikasi formal. Fit and proper pasti akan dilakukan di DPD atau DPP," katanya. (vah/lin)
Editor : Abdul Rochim