REMBANG, RADARPATI.ID - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang sedang bersiap menggelar tradisi Tong-tongklek.
Pendaftaran peserta sudah dibuka. Konsep kali ini, digelar terpusat di alun-aluan alias tidak digelar berkeliling kota.
Tong-tongklek merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan di Rembang setiap tahun. Acara ini merupakan penampilan seni musik dari beberapa kelompok.
Biasanya panitia sudah memilihkan lagu-lagu tertentu yang akan dibawakan.
Tahun ini, juga ada beberapa lagu yang sudah ditentukan. Seperti Ramadan Tiba, Alamate Anak Soleh, Padang Bulan, Tobat Maksiat, dan Ada Anak Bertanya.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Dinbudpar) Rembang Mutaqin menyampaikan, kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap Ramadan ini rencananya akan digelar pada 7 April mendatang.
Saat ini, Dinbudpar telah membuka pendaftaran. Informasi yang diterima Jawa Pos Radar Kudus, sampai dengan kemarin sudah ada delapan grub.
Saat tampil nanti, alat musik diutamakan menggunakan alat musik tradisional.
"Untuk musik ini tetap kami mengutamakan tradisionalnya. Untuk yang di atas panggung menonjolkan ketradisionalannya," katanya.
Pihaknya memastikan tong-tongklek akan tetap dilaksanakan tahun ini. Konsepnya masih sama seperti tahun lalu. Pagelaran digelar secara terpusat di Alun-alun Rembang.
Artinya, peserta tidak berkeliling sebagaimana pada tong-tongklek yang dulu-dulu.
"Kegiatan Tong-tongklek untuk menjaga tradisi di tahun 2024 ini tetap kami gelar kegiatan tong tongklek-nya," katanya.
Ia menyadari, pihaknya belum bisa memenuhi permintaan sebagian masyarakat yang menghendaki tong-tongklek digelar dengan berkeliling.
"Banyak beberapa masyarakat yang menghendaki tong-tongklek keliling. Namun dengan berbagai pertimbangan, untuk tahun ini dilaksanakan secara terpusat di Alun-alun Rembang," katanya. (vah/ali)
Editor : Achmad Ulil Albab