REMBANG, RADARPATI.ID - Bupati Rembang Abdul Hafidz mengklaim sebagian besar puskesmas mengantongi akreditasi paripurna.
Sampai saat ini masih ada satu puskesmas yang belum menyandang predikat tersebut. Tahun ini, seluruh puskesmas ditargetkan bisa mendapatkan akreditasi paripurna.
Status paripurna merupakan predikat tertinggi dalam akreditasi Puskesmas. Di Rembang ada 16 puskesmas yang dinyatakan paripurna.
Artinya, hampir seluruh fasilitas kesehatan milik pemerintah kabupaten Rembang mempunyai mutu pelayanan yang baik.
Bupati Rembang Abdul Hafidz menyampaikan, sektor kesehatan meruoakan salah satu faktor penunjang untuk mencapai angka Indeks Pembangunan Manusia (IPM).
Ia mengklaim saat ini sarana prasarana kesehatan di Kabupaten Rembang sudah tidak meragukan.
Sebab, fasilitas fisik di 17 puskesmas telah dibenahi. Begitupun pada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr R Soetrasno Rembang.
"Pelayanannya juga sudah ada perubahan-perobahan," katanya.
Kata dia, saat inu status pelayanan 16 Puskesmas sudah mendapatkan akreditasi paripurna. Saat ini, masih tersisa satu puskesmas yang belum mendapatkan status paripurna.
Yakni Puskesmas Lasem. Hal ini dikarenakan, saat dilaksanakan verifikasi bangunan Puskesmas Lasem sedamg dibongkar total.
Hafidz menargetkan, tahun ini Puskesmas Lasem akan menyusul status paripurna. Capaian akreditasi Pukesmas Paripurna di Rembang membanggakan bagi Hafidz.
Sebab, di Jawa Tengah ada 200 puskesmas, 16 diantaranya berasal dari Rembang.
"Se Jawa Tengah 200 (Puskesmas) yang paripurna. 16 disokong dari Rembang. Kami tinggal satu yang belum. Di Lasem. Karena saat verifikasi Lasem dibongkar total. Tahun ini akan menyusul paripurna," jelasnya. (vah/ade)
Editor : Alfian Dani