REMBANG, RADARATI.ID – Penataan drainase tambak di kecamatan Kaliori akan diguyur anggaran Rp 2 miliar.
Ini untuk mengatasi pendangkalan dan penyempitan saluran.
Yang selama ini menjadi momok petani saat musim penghujan.
Bupati Rembang Abdul Hafidz mengakui problem perairan tambak di bagian Rembang barat tersebut masih belum baik.
Misalnya di Dresi Kulon saat musim kemarau air sulit masuk, sehingga perlu dinormalkan.
”Pos anggaran Rp 2 miliar untuk normalisasi tambak di Kaliori akan kami siapkan,” ujar bupati dalam forum di kecamatan setempat belum lama.
Sebelumnya Camat Kaliori, Desti Muryadi menyampaikan saluran di sekitar tambak.
Mengalami pendangkalan dan penyempitan. Karena faktor erosi dari hulu.
Sehingga musim hujan menyebabkan banjir sekitar tambak. Meluber.
”Sebaliknya saat musim kemarau. Air tidak masuk ke atas pembuatan garam. Alternatif satu-satunya normalisasi saluran tambak,” katanya.
Menurutnya ada beberapa saluran yang harus dibenahi.
Beberapa kelompok tambak juga sudah swadaya. Namun memang belum maksimal. (noe/ali)
Editor : Achmad Ulil Albab