REMBANG, RADARPATI.ID - Rendahnya daya listrik di wilayah Kecamatan Sedan dikeluhkan warga. Hal ini dianggap mengganggu kerja para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).
Bupati Rembang telah mengajukan komplain langsung kepada Direktur PLN.
Keluhan ini disampaikan Kepala Desa Menoro Jidan saat mengikuti Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) di Kecamatan Sedan baru-baru ini.
Dia bilang listrik dinilai penting dalam mendorong kemajuan para pelaku usaha.
Sayangnya, menurut dia kondisi listrik di kecamatan tidak stabil. Ia lin meminta agar hal ini bisa ditangani agar bisa menunjang kegiatan UMKM di sana.
Jidan bilang, jika malam hari kekuatan daya listrik di sana tinggal 160-170 volts.
Hal ini dinilai bisa berpotensi merusak peralatan elektronik. Sehingga masalah ini butuh penyelesaian agar bisa menunjang aktivitas UMKM.
"Untuk menunjang UMKM, tidak bisa memajukan usahanya karena urusan listrik," ujarnya.
Menanggapi hal ini, Bupati Rembang Abdul Hafidz mengatakan, beberapa waktu lalu pihaknya juga telah menyampaikan komplain langsung kepada Direktur Utama PLN pada forum yang juga dihadiri gubernur.
Usulan dari Rembang ini telah ditampung. Meski demikian Hafidz menyadari, bahwa dalam penyelesaian masalah bisa jadi diperlukan beberapa tahapan. Sehingga perlu menunggu waktu.
"Di hadapan gubernur saya sampaikan. Tentu ada tahapan-tahapan. Mungkin Sedan belum saatnya. Tetapi sudah saya sampaikan ke direktur utama di hadapan gubernur," ungkapnya. (vah/ali/ade)
Editor : Alfian Dani