Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Emak-Emak di Rembang Sulap Kain Perca Jadi Miniatur Boneka Kartini

Wisnu Aji • Selasa, 5 Maret 2024 | 18:45 WIB
KRASI: Para peserta menunjukkan hasil kreasi miniatur boneka Kartini dari kain perca batik tulis lasem kemarin (5/3). (WISNU AJI/RADAR KUDUS)
KRASI: Para peserta menunjukkan hasil kreasi miniatur boneka Kartini dari kain perca batik tulis lasem kemarin (5/3). (WISNU AJI/RADAR KUDUS)



REMBANG, RADARPATI.ID – Pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) diajari membuat boneka miniatur tokoh RA Kartini dengan memanfaatkan kain perca batik.

Kreasi ini ke depan jadi oleh-oleh khas daerah.

Kegiatan ini secara khusus menghadirkan pengajar kursus kerajinan (craft) Diah Saraswati. Diah pengajar dari Jakarta ini sangat senang bisa mengisi pelatihan dan workshop.

Menurutnya dari miniatur boneka Kartini itu bisa jadi media promosi budaya.

“Boneka ini bisa dikenalkan ke United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (Unesco). Karena mengenakan kebaya sebagai pakaian adat resmi Indonesia,” katanya kepada Jawa Pos Radar Kudus.

Selain menjadi ikon budaya, Diyah menyebutkan kerajinan boneka Kartini juga mengurangi sampah kain perca.

“Jadi memanfaatkan sesuatu yang tidak berguna menjadi berguna. Kebetulan juga di Rembang banyak perca batik. Selain itu menunjukan jika di Rembang terdapat makam RA. Kartini,” terangnya.

Ke depan pihaknya berharap ikon boneka Kartini bisa menjadi souvenir yang resmi ikon.

“Ini bisa jadi oleh-oleh. Ketika datang ke Rembang cari boneka Kartini. Boneka Kartini yang berkebaya Lasem atau Rembang. Prinsipnya melestarikan budaya. Kenalkan Indonesia lewat boneka. Serta menjaga lingkungan,” imbuhnya.

Ketua Dekranasda Hasiroh Hafidz saat pembukaan menyampaikan potensi daerah Rembang-Lasem terkenal batiknya.

Dulu penjualannya berupa lembaran, sekaran sebagian dijual berupa pakaian.

”Kita memanfaatkan perca. Kalau tidak dimanfaatkan kan sayang. Ini bisa nambah penghasilan panjenengan. Pariwisata di sini sudah ada tapi untuk oleh-olehnya belum maksimal,” tambahnya. (noe/ali/aua)

 

DISAMBUT ANTUSIAS : Gelar upacara Nyenukan di Banjar Banda, Desa Saba, Blahbatuh,Gianyar. (foto-foto : Banjar Banda untuk Radar Bali)
DISAMBUT ANTUSIAS : Gelar upacara Nyenukan di Banjar Banda, Desa Saba, Blahbatuh,Gianyar. (foto-foto : Banjar Banda untuk Radar Bali)
Editor : Achmad Ulil Albab
#kerajinan #boneka #rembang #kain #Perca #pelatihan #umkm #kartini