REMBANG, RADARPATI.ID – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Rembang mengimbau masyarakat bijak penggunaan air. Ini mengingat embung belum sepenuhnya terisi.
Sementara menurut BMKG wilayah Kota Santri masuk daftar kota Hari Tanpa Hujan (HTH).
Berdasarkan rilisi Iklim dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang diterima BPBD setempat.
Tak hanya Rembang tetapi juga sebagian besar wilayah di Pati Raya.
“Rembang hampir semua kecamatan terdampak. Termasuk Demak, Pati, Jepara dan Blora” katanya.
Kepala pelaksana BPBD Rembang, Sri Jarwanti (Anjar) mengakui curah hujan di Rembang tahun ini rendah.
Di bulan Februari di wilayah utara 150-200 mm dan selatan selain pantura (201-300 mm).
”Curah hujan di tahun 2024 wilayah Kabupaten Rembang rendah. Terbukti. Hujan tidak rata. Intensitas cepat, tidak sampai 1 jam,” katanya kepada Jawa Pos Radar Kudus.
Maka BPBD himbau mewaspadai fenomena ini. karena ini masih dampak el-nino. Berakhir jika tidak salah bulan April.
“Semoga segera kembali normal. Mudah-mudahan normal, begitupun curah hujan sama,” ujarnya. (noe/ali)
Editor : Achmad Ulil Albab