REMBANG, RADARPATI.ID - Bupati Rembang Abdul Hafidz ikut trabas bersama para tentara. Mereka mengendarai motor trail menuju lokasi perbaikan jalan.
Lokasi perbaikan itu berada di Desa Karangsari, Sulang. Program TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) kali ini akan menyasar jalan utama yang menjadi penghubung antardesa.
Lokasi jalan tersebut berada di tengah sawah. Dan hanya bisa diakses menggunakan motor.
Setelah pelaksanaan apel kemarin, bupati bersama Kodim 0720 Rembang dan Forkopimda langsung menuju ke lokasi menggunakan motor trail menuju area persawahan tersebut.
Kepala Desa Karangsari Suripto menuturkan, jalan ini termasuk akses utama penghubung Dusun Setro, Desa Sendangagung, Kaliori.
Jika sedang hujan, tidak bisa dilewati. Sehingga warga harus melalui jalan lain dengan jarak tempuh lebih jauh.
"Iya termasuk jalan utama. Sebelumnya kalau mau Setro kan lewatnya muter," ujarnya.
Komandan Kodim Rembang Letkol Infanteri Yudhi Yahya menjelaskan, sasaran fisik TMMD kali ini meliputi pembangunan jalan makadam sepanjang 500 Meter dan lebar 2,5 Meter.
Selain itu, juga ada pembangunan talud dengan panjang 250 meter dan tinggi 1 meter. Pihaknya akan mengerahkan 150 personel dengan target penyelesaian sekitar 1 bulan.
Selain itu, juga ada kegiatan non fisik. Seperti seperti sosialisasi wawasan kebangsaan, hukum, narkoba, kamtibmas, hingga pengobatan massal.
"TNI bersama Polri dan masyarakat desa akan bahu membahu, inilah yang dinamakan TNI manunggal dengan rakyat," ujarnya.
Bupati Rembang Abdul Hafidz menyampaikan, TMMD merupakan program lintas sektoral yang bertujuan mempercepat pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.
Sehingga memiliki peran penting dalam percepatan pembangunan di Rembang.
"Untuk meningkatkan perekonomian. Juga untuk akses sosial. Kalau pemerintah daerah rutin memperbaiki jalan usaha tani.
Memang tidak semuanya bisa terpenuhi. Dengan bekerjasama demgan TMMD ini bisa mempercepat pembangunan," katanya. (vah/ali)
Editor : Achmad Ulil Albab