REMBANG,RADARPATI.ID – Penilaian Adipura Rembang sudah rampung pekan lalu. Beberapa catatan dimungkinkan membuat nilai jeblok yakni pasar dan TPA.
Rembang sudah puasa gelar adipura 10 tahun.
Melihat titik pantau penilaian tim Kementerian Lingkungan Hidup Dan Kehutanan (KLHK) Jakarta, Semarang dan Jogjakarta, kondisi pasar dan tepat pembuangan akhir (TPA) Rembang sepertinya memang masih belum memuaskan.
Namun begitu peluang tetap ada.
”Kami mengandalkan sekolah, ruang terbuka hijau dan taman kota, instansi, alun-alun. Bagus-bagus,” apresiasi Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Rembang, Ika Himawan Affandi saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Kudus, Kemarin (8/2).
Pihaknya mengakui ada nilai yang kurang memuaskan seperti TPA dan pasar.
Khususnya pasar tradisional Rembang kota.”Mulai dari sanitasi dan pengolahan sampah kurang bagus,” katanya.
Namun ikhtiar terus dilakukan dan semua sudah kerja keras mempersiapkan.
“Meski penilaian adipura mendadak. Jadi tidak ada persiapan khusus. Karena daerah dapat kabar pekan lalu langsung dilakukan penilaian. Tapi di lapangan sudah berjalan. Semoga masuk. 10 tahun Rembang tidak dapat adipura,” harapannya.(noe/ade)
Editor : Alfian Dani