REMBANG, RADARPATI.ID - Bupati Rembang Abdul Hafidz menyadari masih kesulitan mengembangkan pariwisata di Kota Santri. Hal ini karena terkendala fasilitas transportasi.
Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Rembang Rudi Hartono mengusulkan agar wisata Rembang bisa menarik kunjungan dari luar kota bahkan luar negeri.
Diantara upaya yang bisa ditempuh adalah dengan membuat even berskala besar. Sehingga uang dari luar Rembang bisa masuk.
"Untuk kabupaten Rembang ini menyelenggarakan event yang besar. Seperti Porprov (Pekan Olahraga Provinsi) hotel dan makanan banyak laku," katanya, Kamis (1/2).
Ia juga berharap pariwisata di Lasem, setelah hadirnya penataan Kota Pusaka bisa dikembangkan.
"Menurut saya pariwisata yang gampang di poles itu Kota Lasem. Apalagi ini pecinan. Pecinan untuk di Indonesia saingannya tidak banyak," katanya.
Menanggapi hal ini, Bupati Rembang Abdul Hafidz menyampaikan, kunci permasalahan dalam mengembangkan pariwisata adalah infrastruktur yang menunjang.
Sebab, saat ini Rembang tidak punya kereta api, jalan tol dan bandara. Selain itu jauh dari ibu kota provinsi.
Pihaknya mengaku telah beberapa kali mengusulkan saat ada pertemuan.
"Ini kendala yang selalu kami tawarkan di pertemuan tingkat nasional dan provinsi," katanya. Soal rencana pembangunan jalan tol yang sempat mencuat beberapa waktu lalu, kata Hafidz, sampai saat ini ia juga belum tahu progres lebih lanjut.
Meski demikian, ia mengklaim kunjungan wisata dari tahun ke tahun mengalami kenaikan. Sepanjang tahun 2023 misalnya, angka kunjungan sudah mencapai 2.400.000.
"Tapi kalau go internasional masih berat. Karena penunjangnya tidak ada," katanya.
Ia memiliki harapan besar dengan meningkatkan promosi melalui berbagai event. Meskipun ia menyadari terdapat kendala keterlibatan swasta.
Sementara jika menggunakan dana pemerintah hanya sekali dilaksanakan.
"Event-event harus kami lakukan untuk meningkatkan budaya lokal terus kami kembangkan. Untungnya Rembang dilewati jalan nasional yang mendorong kunjungan wisata religi," ungkapnya. (vah/ali)