REMBANG, RADARPATI.ID - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang tetap mengupayakan penganggaran untuk merawat kawasan Lasem Kota Pusaka.
Maskipun, untuk sementara Pemkab mengakui belum bisa menemukan cara untuk memberikan dampak secara ekonomi.
Kondisi kawasan Kota Pusaka memang butuh perhatian. Sebab, saat ini sudah ada kerusakan di area Desa Karangturi.
Di sana, sudah ada satu lampu hias yang ambruk. Selain itu juga ada beberapa yang sudah rusak. Seperti bagian tiang yang hilang yang membuat kabel-kabel terlihat.
Diberitakan Jawa Pos Radar Kudus sebelumnya, kondisi ini membuat kekhawatiran warga jika terjadi kerusakan yang lebih parah.
Dikonfirmasi terkait upaya perawatan kawasan Kota Pusaka, Bupati Rembang Abdul Hafidz menyampaikan, pihaknya akan berupaya untuk melakukan perawatan.
Hanya saja, untuk sementara Pemkab masih belum bisa mengalokasikan anggaran untuk kebutuhan tersebut.
"Tetap akan kami rawat kota pusaka itu. Meskipun kami masih belum menemukan dari sisi ekonominya," jelasnya.
Baca Juga: Wisata Puncak Serut Jiken Blora, Suguhkan Pemandangan Asri dan Udara Sejuk
Hafidz menegaskan yang menjadi pertimbangan dalam perawatan kota pusaka, karena di sana memiliki nilai sejarah yang bisa berpengaruh terhadap masyarakat.
Sehingga bisa menjadi ikon untuk Kabupaten Rembang.
"Tapi dari sisi historis dan dari sisi ruhnya ini jelas berpengaruh pada masyarakat. Jadi dari sisi masyarakat yang toleran, yang berbudaya itu akan mengena," ujarnya. (vah/ali)
Editor : Achmad Ulil Albab