Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Jelang Natal dan Tahun Baru di Rembang, Inilah Bahan Pokok yang Harganya Melonjak

Vachri Rinaldy Lutfipambudi • Jumat, 22 Desember 2023 | 02:43 WIB

Seorang pedagang bahan pokok di Pasar Rembang sedang menunggu pembeli.  (VACHRI RINALDY/RADAR KUDUS)
Seorang pedagang bahan pokok di Pasar Rembang sedang menunggu pembeli. (VACHRI RINALDY/RADAR KUDUS)



REMBANG, RADARPATI.ID - Harga sejumlah komoditas mengalami kenaikan jelang Natal Dan Tahun Baru, bahan pokok yang mengalami kenaikan harga antara lain adalah bawang merah, bawang putih, dan sayuran.

Namun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang untuk sementara hanya mengintervensi tentang kecukupan stok di pasaran.

Pantauan Jawa Pos Radar Kudus di Pasar Rembang kemarin, sejumlah komoditas mulai mengalami kenaikan harga. Seperti bawang merah, bawang putih, dan sayuran.

Lonjakan tersebut dialami pedagang sejak sekitar sepekan lalu.

Diperkirakan, kondisi ini akan berlangsung sampai dengan pergantian tahun nanti. Sukartinah, salah satu pedagang mengaku, kenaikan terjadi pada komoditas bawang merah yang saat ini seharga sekitar Rp 35 ribu per kilogram.

Atau naik sekitar Rp 10 ribu jika dibandingkan dengan harga sebelumnya.

"Bawang putih Rp 36 ribu, sebelumnya Rp 32 ribu," katanya.

Meski demikian, sampai dengan kemarin sudah ada penurunan harga cabai yang sempat meroket beberapa waktu lalu. Sebelumnya, harga cabai merah sempat menyentuh Rp 70 ribu perkilogram . Sekarang sudah turun menjadi Rp 45 ribu per kilogram.

"Sudah satu pekan (kenaikan harga). Karena tahun baru. Ini penjualan ya turun, sepi," katanya.

Hal yang sama juga dialami oleh Endang, salah satu pedagang lainnya. Dia bilang, sampai dengan kemarin, harga sayuran mengalami kenaikan. Ia mencontohkan pada seledri misalnya.

"Yang naik paling tinggi, seledri sekarang Rp 40 ribu. Sebelumnya cuma Rp 20 ribu," ujarnya.

Ia memperkirakan, kenaikan harga seperti ini akan berlangsung sampai dengan setelah tahun baru nanti.

"Untuk Natalan, tahun baru biasanya naik terus. Untik telur, minyak biasa aja tidak ada kenaikan," katanya.

Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Dindagkop UKM) Rembang Mahfudz menyadari, saat ini memang sudah mulai terjadi kenaikan bahan pangan. Disinggung soal intervensi dari Pemkab, pihaknya mengaku untuk sementara hanya memonitor stok.

"Untuk intervensi kami hanya monitor stok, monitor pasar, melihat ketersediaan barang. Sehingga jangan sampai ada kelangkaan," katanya.

Monitoring tersebut juga dilakukan pada komponen kebutuhan masyarakat lainnya. Seperti gula dan LPG. "Kelangkaan tidak ada. Ada peningkatan sedikit di harga," imbuhnya. (vah/ali)

 

Editor : Achmad Ulil Albab
#tahun baru #rembang #bawang #natal #sayuran #kenaikan harga #pasar #bahan pokok