Fresh Graduate S1/D4 Bisa Daftar CPNS Guru Tanpa PPG, Ada 464 Ribu Formasi

Abdul Rochim • Dipublikasikan Kamis, 24 September 2026 | 11:15 WIB
Dirjen GTK Nunuk Suryani. (DOK. Ist)
Dirjen GTK Nunuk Suryani. (DOK. Ist)

JAKARTA – Peluang menjadi guru berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) terbuka bagi lulusan baru atau fresh graduate S1/D4.

Pemerintah memastikan sertifikat Pendidikan Profesi Guru (PPG) tidak menjadi syarat mutlak untuk mengikuti seleksi CPNS guru.

Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Nunuk Suryani mengatakan lulusan S1/D4 yang belum mengikuti PPG tetap dapat mengikuti proses rekrutmen.

Baca Juga: Kesempatan Buat Lulusan Baru, Kemendikdasmen Buka 139 Ribu Formasi CPNS Guru 2027

"Enggak harus PPG. Karena kalau fresh graduate nanti kita akan PPG-kan," kata Nunuk di Jakarta, Rabu (23/9/2026).

Dengan kebijakan tersebut, lulusan baru tidak harus memiliki sertifikat PPG terlebih dahulu untuk mendapatkan kesempatan mengikuti seleksi CPNS guru.

Jika dinyatakan lolos, mereka nantinya akan diarahkan mengikuti program PPG.

Lulusan PPG Tetap Diprioritaskan

Meski sertifikat PPG tidak menjadi persyaratan mutlak, pemerintah tetap memberikan perhatian lebih kepada pelamar yang telah menyelesaikan program tersebut.

Nunuk mengatakan lulusan yang sudah memiliki sertifikat PPG mendapatkan prioritas dalam proses seleksi.

"Tapi yang PPG mendapatkan prioritas," ujarnya.

Ia menjelaskan terdapat tiga kelompok yang dapat mengikuti rekrutmen CPNS guru. Pertama, guru honorer yang memenuhi persyaratan. Kedua, lulusan S1/D4. Ketiga, lulusan PPG.

"Jadi ada tiga. Guru honorer memenuhi syarat, kemudian lulusan S1/D4, kemudian yang ketiga lulusan PPG," jelas Nunuk.

Kebijakan tersebut membuka kesempatan lebih luas bagi lulusan baru yang ingin masuk ke profesi guru melalui jalur ASN.

Pemerintah Siapkan 464 Ribu Formasi

Peluang rekrutmen tersebut berkaitan dengan rencana pemerintah membuka 464 ribu formasi guru secara bertahap dalam tiga tahun.

Skema yang disiapkan terdiri atas 30 persen pada tahap pertama pada 2027, kemudian 30 persen pada 2028, dan 40 persen pada 2029.

"Kalau intinya tuh ada 464 ribu yang akan dibuka secara bertahap selama tiga tahun 30 persen, 30 persen, 40 persen," kata Nunuk.

Jumlah tersebut menjadi basis kebutuhan formasi yang disiapkan untuk periode tersebut.

Namun, kebutuhan guru dapat mengalami perubahan karena setiap tahun terdapat guru yang memasuki masa pensiun.

Menurut Nunuk, pemerintah akan memperhitungkan tambahan kebutuhan akibat pensiun dalam penetapan formasi pada tahun-tahun berikutnya.

"Iya, angka di 2027 ini (464 ribu). Belum (2028 dan 2029) nanti tambahannya kan setiap tahun ada yang pensiun. Kita tambahkan," ungkapnya.

Jadwal Seleksi Masih Menunggu Ketentuan Resmi

Meski peluang bagi lulusan S1/D4 telah disampaikan pemerintah, sejumlah detail teknis rekrutmen masih menunggu ketentuan resmi.

Di antaranya jadwal pendaftaran, pembagian formasi berdasarkan daerah, kebutuhan guru sesuai jenjang pendidikan, serta persyaratan lengkap yang harus dipenuhi pelamar.

Bagi fresh graduate S1/D4, kebijakan tersebut menjadi peluang untuk mengikuti seleksi CPNS guru tanpa harus lebih dulu mengantongi sertifikat PPG.

Namun, calon pelamar tetap perlu mengikuti ketentuan resmi yang nantinya diumumkan pemerintah. (*)

Editor : Abdul Rochim
formasi guru 2027 CPNS guru 2027 seleksi CPNS guru fresh graduate jadi guru PPG guru