
KUDUS – Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 12 Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kudus resmi dibuka di Balai Desa Colo, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, Selasa (4/8).
Program pengabdian masyarakat tersebut mengusung tema "Pemberdayaan Potensi Desa dan Internalisasi Ekoteologi".
Pembukaan dihadiri Kepala Desa Colo Suwanto beserta perangkat desa, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Moh Muhtador serta seluruh mahasiswa KKN Kelompok 12 UIN Sunan Kudus.
Baca Juga: Safari Literasi Perpusda di Kudus bakal Hadirkan Sastrawan Nasional Gol A Gong
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, sambutan Koordinator Desa (Kordes), sambutan Dosen Pembimbing Lapangan, sambutan Kepala Desa Colo, doa bersama, dan ditutup dengan sesi foto bersama.
Dosen Pembimbing Lapangan Moh Muhtador mengatakan, KKN merupakan miniatur kehidupan bermasyarakat yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar langsung di tengah masyarakat.
Menurutnya, mahasiswa tidak hanya dituntut menjalankan program kerja, tetapi juga membangun komunikasi serta mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama di bangku kuliah.
Ia juga menekankan pentingnya kepedulian terhadap lingkungan melalui konsep ekoteologi.
Menurutnya, pelestarian lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang perlu diwujudkan melalui berbagai kegiatan yang mampu meningkatkan kesadaran masyarakat sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari.
Sementara itu, Kepala Desa Colo Suwanto menyambut baik kehadiran mahasiswa KKN UIN Sunan Kudus. Ia berharap mahasiswa dapat berkolaborasi dengan pemerintah desa, Karang Taruna, dan masyarakat dalam mengembangkan potensi desa.
Desa Colo memiliki sejumlah potensi unggulan, di antaranya perkebunan kopi, peternakan, serta destinasi wisata Air Terjun Montel dan Dung Paso.
Selain itu, desa juga menghadapi tantangan dalam pengembangan digitalisasi UMKM, terutama bagi pedagang asongan dan pelaku usaha kecil.
Potensi dan tantangan tersebut diharapkan menjadi fokus mahasiswa dalam menyusun program kerja yang mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Melalui pelaksanaan KKN ini, mahasiswa diharapkan dapat berkontribusi dalam mengembangkan potensi desa, meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pelestarian lingkungan, serta memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat.
Program ini juga diharapkan melahirkan berbagai kegiatan pengabdian yang inovatif, berkelanjutan, dan sesuai dengan kebutuhan Desa Colo. (*/him)