MPLS SMP 3 Dawe di Kudus Ditutup Meriah, Daniel Abraham dan Ryo Genjreng Hibur Siswa

Indah Susanti • Dipublikasikan Selasa, 21 Juli 2026 | 19:08 WIB
MUDA BERBAKAT: Penutupan MPLS SMP 3 Dawe Kudus datangkan Daniel Abraham dan Ryo Genjreng. (INDAH SUSANTI/RADAR PATI)
MUDA BERBAKAT: Penutupan MPLS SMP 3 Dawe Kudus datangkan Daniel Abraham dan Ryo Genjreng. (INDAH SUSANTI/RADAR PATI)

KUDUS – Penutupan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMP 3 Dawe Kudus berlangsung meriah. 

Sekolah menghadirkan rapper muda asal Jakarta, Daniel Abraham, dan musisi lokal Ryo Genjreng sebagai bintang tamu untuk menghibur sekaligus memotivasi para siswa baru.

Kegiatan yang dikemas dalam STIDAKU Soundfest itu menjadi puncak rangkaian MPLS Tahun Ajaran 2026/2027.

Selain penampilan dua musisi tersebut, acara juga diisi pentas seni yang menampilkan bakat dan minat para siswa.

Baca Juga: 22 KK di Kampung Sosial Kudus Belum Terima PKH, Sembako, hingga PBI BPJS Kesehatan

Kepala SMP 3 Dawe, Etik Dwi Aprili Yanti, mengatakan seluruh penampil merupakan hasil seleksi dari berbagai kegiatan selama MPLS.

"Kami memilih penampilan terbaik dari rangkaian kegiatan MPLS untuk ditampilkan pada acara penutupan," ujarnya.

Mengusung tagline "Hametri Budaya, Hangukir Prestasi", STIDAKU Soundfest menyuguhkan beragam pertunjukan seni. Mulai dari tari tradisional Mania Madu yang menjadi ikon SMP 3 Dawe dan Desa Dukuhwaringin, hingga pertunjukan musik dengan berbagai genre seperti tradisional, pop, dangdut, dan rap.

Menurut Etik, kehadiran Daniel Abraham dan Ryo Genjreng bukan sekadar hiburan, tetapi juga menjadi inspirasi bagi para siswa agar berani mengembangkan potensi yang dimiliki tanpa meninggalkan budaya daerah.

"Kami ingin anak-anak bisa mengekspresikan bakat yang mereka miliki sekaligus mengapresiasi karya musisi muda dengan tetap berpijak pada budaya lokal," katanya.

Ia mengaku antusiasme siswa sangat tinggi selama kegiatan berlangsung.

Meski berada di wilayah pegunungan, pihak sekolah ingin menanamkan semangat bahwa keterbatasan lokasi tidak menjadi penghalang untuk meraih prestasi.

"Anak-anak sangat antusias. Kami ingin memberikan hiburan yang sekaligus memotivasi mereka agar terus mengembangkan bakat sesuai kemampuan masing-masing," tambahnya.

Pada tahun ajaran 2026/2027, SMP 3 Dawe menerima 64 siswa baru yang terbagi dalam dua rombongan belajar (rombel).

Seluruh kuota penerimaan telah terpenuhi, bahkan sekolah sempat menolak sejumlah pendaftar karena daya tampung sudah penuh.

Etik menyebut capaian tersebut menjadi rekor penerimaan peserta didik baru dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Menurutnya, berbagai program kreatif yang digelar sekolah, termasuk STIDAKU Soundfest, menjadi bagian dari upaya memperkuat citra positif sekolah di tengah masyarakat.

"Salah satunya melalui kegiatan hari ini sebagai branding sekolah agar semakin dikenal masyarakat," pungkasnya. (san)

Editor : Abdul Rochim
MPLS 2026 SMP 3 Dawe Kudus Daniel Abraham Ryo Genjreng STIDAKU Soundfest