Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Gelar Seminar Tentang AI, UMK Dorong Mahasiswa Bisa Menerapkan Dalam Pembelajaran 

Syaiful Amri • Jumat, 7 November 2025 | 20:36 WIB

 

INTERAKTIF : Narasumber Kuliah Tamu Francisca Maria Ivone dari Universitas Negeri Malang (kiri) dalam sesi tanya jawab dengan salah satu mahasiswa FKIP BI UMK
INTERAKTIF : Narasumber Kuliah Tamu Francisca Maria Ivone dari Universitas Negeri Malang (kiri) dalam sesi tanya jawab dengan salah satu mahasiswa FKIP BI UMK

KUDUS - Pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam pendidikan semakin menunjukkan dampak nyata, khususnya dalam pembelajaran bahasa Inggris.

Hal ini menjadi topik utama dalam kuliah tamu bertajuk “Personalized English Learning with Artificial Intelligence” yang diselenggarakan Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muria Kudus (UMK), Rabu (5/11).

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa diajak mengenal lebih dekat bagaimana AI dapat berperan sebagai tool, tutor, sekaligus partner dalam belajar bahasa Inggris.

Teknologi AI dinilai mampu menghadirkan pengalaman belajar yang lebih cepat, responsif, dan sesuai kebutuhan masing-masing individu.

Sebagai alat bantu (tool), AI dapat mempermudah akses materi dan referensi akademik.

Ketika berperan sebagai tutor, AI mampu memberikan umpan balik (feedback) personal sesuai kemampuan pengguna.

Sementara itu, dalam posisinya sebagai partner, AI menjadi teman berdiskusi, membantu eksplorasi ide, hingga mengasah kemampuan berpikir kritis mahasiswa.

Untuk meningkatkan efektivitas interaksi dengan AI, narasumber Dr. Francisca Maria Ivone, dosen Universitas Negeri Malang memperkenalkan konsep 4T traits, task, tone, dan target.

Pendekatan tersebut membantu mahasiswa menyusun instruksi yang tepat saat menggunakan AI dalam belajar.

“AI membuka peluang besar untuk menghadirkan pembelajaran yang lebih relevan dan sesuai kebutuhan siswa. Namun yang terpenting adalah bagaimana guru mampu menggunakannya secara bijak,” ujar Francisca.

Francisca memantik diskusi dengan pertanyaan provokatif, “Does Artificial Intelligence know you? Please ask ChatGPT, ‘Who am I?’” yang membuat suasana kuliah tamu semakin interaktif.

Ketua Prodi Pendidikan Bahasa Inggris UMK, Titis Sulistyowati, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mempersiapkan mahasiswa menghadapi tantangan dalam dunia pendidikan modern.

“Calon guru perlu memahami bagaimana teknologi, termasuk AI, dapat dimanfaatkan secara kreatif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran,” jelasnya.

Melalui kuliah tamu ini, diharapkan mahasiswa semakin siap menjadi pendidik profesional yang adaptif, inovatif, dan mampu memanfaatkan teknologi secara tepat guna dalam dunia pendidikan yang terus berkembang.

Editor : Syaiful Amri
#AI #pembelajaran #universitas muria kudus #bahasa inggris