PATI– Universitas Negeri Semarang (UNNES) melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Winong, Kabupaten Pati, pada Sabtu (23/8/2025).
Kegiatan ini merupakan wujud implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian kepada masyarakat, dengan menggandeng Kelompok Pengolah dan Pemasar Ikan (Poklahsar) FF Jaya sebagai mitra.
Acara tersebut turut menghadirkan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Pati.
Diantaranya Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia BAPPERIDA, Johanes Harnoko, Kepala Bidang UMKM Dinas Koperasi dan UMKM, Hendry Kristyanto, serta Triana Shinta Dewi, Fungsional Pengelola Ekosistem Laut dan Pesisir Ahli Muda Bidang P3KP Dinas Kelautan dan Perikanan.
Dalam sambutannya, Johanes Harnoko menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat untuk meningkatkan produktivitas serta pemberdayaan ekonomi warga.
“Pembangunan manusia dan peningkatan produktivitas masyarakat tidak bisa berjalan sendiri. Dengan pendekatan hexahelix, perguruan tinggi seperti UNNES memiliki peran besar. Harapannya, kegiatan semacam ini terus dilaksanakan secara berkelanjutan bersama Pemkab Pati,” ujarnya.
Kegiatan pengabdian masyarakat ini secara simbolis dibuka oleh Kepala Pusat Inovasi, Kekayaan Intelektual, dan Komersialisasi LPPM UNNES, Sunyoto.
Ia menyampaikan bahwa kehadiran UNNES di Desa Winong merupakan hasil rekomendasi Pemkab Pati, dengan Poklahsar FF Jaya sebagai mitra yang diharapkan menjadi role model bagi kelompok masyarakat maupun UMKM lain.
“Setelah adanya kegiatan ini, termasuk dengan teknologi dan inovasi yang kami berikan, para pelaku usaha diharapkan semakin semangat untuk terus berusaha,” tutur Sunyoto.
Program ini merupakan bagian dari Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) Tahun Anggaran 2025 yang didanai oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Ditjen Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI.
Adapun teknologi dan inovasi yang diberikan kepada mitra mencakup panci presto, freezer box, pendampingan pemasaran, serta pelatihan diversifikasi produk. Ketua Tim PKM, Syam Widia memimpin pendampingan di bidang pemasaran usaha.
Sementara itu, Ari Dwi Nur Indriawan Musyono bertanggung jawab atas penggunaan alat-alat produksi, dan Dr. Sus Widayani memberikan pelatihan diversifikasi produk berbahan baku ikan bandeng, seperti fish roll, pizza bandeng, dan nugget bandeng.
Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat dapat terus memperkuat sektor UMKM berbasis perikanan di Kabupaten Pati.
Editor : Achmad Ulil Albab