Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Dorong Optimalisasi Sektor Perikanan, UNNES Gelar Pengabdian Masyarakat Skema PKM di Desa Tunggulsari Pati

Achmad Ulil Albab • Selasa, 16 September 2025 | 18:30 WIB
Dorong Optimalisasi Sektor Perikanan, UNNES Gelar Pengabdian Masyarakat Skema PKM di Desa Tunggulsari, Pati. (SAIFUL AMRI/RADAR KUDUS)
Dorong Optimalisasi Sektor Perikanan, UNNES Gelar Pengabdian Masyarakat Skema PKM di Desa Tunggulsari, Pati. (SAIFUL AMRI/RADAR KUDUS)

 

 

PATI  - Universitas Negeri Semarang (UNNES) melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) terus mendorong optimalisasi potensi sektor perikanan nasional.

Kali ini, UNNES melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat skema Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) di Desa Tunggulsari, Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati, yang dikenal sebagai salah satu sentra budidaya ikan nila salin nasional.

Dipilihnya Desa Tunggulsari sebagai lokasi pengabdian bukan tanpa alasan.

Berdasarkan Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia Nomor 111 Tahun 2023 tentang Kampung Perikanan Budidaya, desa ini ditetapkan sebagai kampung budidaya ikan nila salin.

Mayoritas penduduknya merupakan petani tambak, yang tak hanya membudidayakan ikan nila salin, namun juga udang.

Kegiatan PKM Tahun Anggaran 2025 yang didanai oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI ini diketuai oleh Ari Dwi Nur Indriawan Musyono, S.Pd., M.Pd. (Pendidikan Teknik Mesin), dengan anggota tim yakni Muhammad Ansori, S.T.P., M.P (Pendidikan Tata Boga), dan Moch Faizal Rachmadi, S.Pd., M.Pd. (Pendidikan Ekonomi).

Meski memiliki potensi besar, sektor budidaya perikanan di Tunggulsari masih menghadapi sejumlah tantangan.

Terutama keterbatasan alat produksi dan kurang optimalnya pemasaran hasil panen.

Untuk menjawab persoalan tersebut, tim PKM UNNES memberikan berbagai dukungan teknologi dan pelatihan.

Beberapa bantuan sarana produksi yang diberikan di antaranya berupa kincir air, freezer, dan tong pengasapan guna menunjang pengolahan hasil panen pasca produksi.

Selain itu, pelatihan diversifikasi produk juga dilaksanakan, dengan mengolah ikan nila salin menjadi produk bernilai tambah seperti bakso dan stik ikan.

Pelatihan ini dipandu langsung oleh Muhammad Ansori, ahli dalam bidang tata boga.

Untuk memperluas jangkauan pasar, tim juga memberikan pendampingan dalam bidang pemasaran digital dan desain kemasan produk, yang difasilitasi oleh Moch Faizal Rachmadi.

Penerapan digital marketing diharapkan dapat meningkatkan daya saing produk olahan perikanan Tunggulsari di pasar yang lebih luas.

Puncak kegiatan diseminasi PKM diselenggarakan pada Sabtu, 23 Agustus 2025, bertempat di aula Nila Sari Sejahtera, dan dihadiri berbagai perwakilan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Pati.

Turut hadir antara lain Johanes Harnoko, S.Pi., M.M. (Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia BAPPERIDA), Andreas Frans Indarta, S.E., M.M. (Kepala Bidang Budidaya Perikanan Dinas Kelautan dan Perikanan), serta Sukino dari Dinas Koperasi dan UMKM.

“Kami mewakili Pemerintah Kabupaten Pati menyampaikan terima kasih kepada tim UNNES atas bantuan teknologi dan inovasi di Desa Tunggulsari. Ini menjadi semangat dan harapan baru, agar unggulan ikan nila salin Kabupaten Pati terus berjaya dan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar,” ungkap Johanes Harnoko dalam sambutannya.

Acara secara resmi dibuka oleh Drs. Sunyoto, M.Si., selaku Kepala Pusat Inovasi, Kekayaan Intelektual dan Komersialisasi LPPM UNNES. Ia menegaskan pentingnya perluasan wilayah pengabdian demi menjangkau lebih banyak kelompok masyarakat.

“Pengabdian masyarakat merupakan bagian dari tri dharma perguruan tinggi. Kami akan terus memperluas ekspansi lokasi pengabdian agar semakin banyak masyarakat terbantu, serta terus berinovasi. Kami juga mengharapkan kerja sama yang baik dari Pemkab Pati,” tutur Drs. Sunyoto.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh perangkat desa serta sekitar 20 pengurus Kelompok Pembudidaya Ikan dan Udang (Pokdakan) Nila Sari Sejahtera yang antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.

Dengan adanya kegiatan PKM ini, diharapkan sektor perikanan di Desa Tunggulsari semakin berkembang, baik dari sisi produksi, pengolahan maupun pemasaran.

Langkah sinergis antara akademisi, pemerintah, dan masyarakat ini menjadi bukti nyata kolaborasi dalam membangun ekonomi kerakyatan yang berbasis potensi lokal. (amr)

BERSAHAJA: Wabup Sampang Ahmad Mahfudz menyampaikan sambutan dalam tasyakuran Hari Jadi Ke-80 PMI di pendopo Wabup Minggu (14/9) malam. (PROKOPIM UNTUK JPRM)
BERSAHAJA: Wabup Sampang Ahmad Mahfudz menyampaikan sambutan dalam tasyakuran Hari Jadi Ke-80 PMI di pendopo Wabup Minggu (14/9) malam. (PROKOPIM UNTUK JPRM)
Photo
Photo
Editor : Achmad Ulil Albab
#nila salin #unnes #pati #perikanan #Tayu