PATI, RADARPATI.ID – Institut Pesantren Mathali'ul Falah (IPMAFA) kembali mengukir sejarah dengan menyelenggarakan Wisuda XIII, yang diiringi pemberian Ijazah Kubro dan Musalsal, Sabtu (26/10).
Sebagai perguruan tinggi berbasis pesantren, IPMAFA memanfaatkan momentum wisuda bukan hanya sebagai pengakuan akademis.
Tetapi juga untuk melestarikan tradisi sanad ilmu Islam yang diwarisi dari para ulama, termasuk KH. Sahal Mahfudz.
Prosesi wisuda berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 12.00 WIB di Aula Kampus IPMAFA.
Sedangkan pemberian Ijazah Kubro dan Musalsal digelar pukul 15.30 WIB di Masjid IPMAFA.
Acara ini dihadiri oleh 234 wisudawan, Rektor, jajaran wakil rektor, para dekan, dosen, serta staf kampus.
Wisudawan berasal dari tiga fakultas yang terdiri dari tujuh program studi: Fakultas Tarbiyah (Pendidikan Bahasa Arab, Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Pendidikan Islam Anak Usia Dini), Fakultas Dakwah dan Pengembangan Masyarakat (Pengembangan Masyarakat Islam, Komunikasi Penyiaran Islam), dan Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam (Perbankan Syariah, Zakat dan Wakaf).
Ijazah Kubro dan Musalsal merupakan amanah keilmuan yang tinggi bagi para lulusan.
Ketua Panitia Wisuda, Nur Khoiriyah, MA, menjelaskan, Musalsal secara bahasa berarti berturut-turut, yang dalam konteks ilmu hadis menunjukkan penyampaian yang berurutan baik dalam kata maupun tindakan.
Dalam tradisi pesantren, Musalsal adalah bentuk ikatan spiritual antara kyai dan santri.
Ijazah Kubro memberikan wewenang bagi lulusan untuk menyebarkan hadis dengan sanad yang terjaga, sementara Musalsal mencerminkan ikatan ruhani dalam rangka menjaga kemurnian ajaran Islam.
“Di era yang semakin materialistik, diperlukan keseimbangan spiritualitas yang kuat. Tidak hanya kecerdasan intelektual dari perkuliahan, tetapi lulusan juga harus memiliki kecerdasan spiritual,” ungkapnya.
Sementara itu Rektor IPMAFA, KH. Abdul Ghaffarozin, M.Ed, menambahkan, Musalsal berperan penting dalam membentuk karakter dan sikap para lulusan untuk menghadapi tantangan hidup yang semakin kompleks.
Acara ditutup dengan pemberian Ijazah Kubro oleh Rektor KH. Abdul Ghaffarozin.
Dilanjutkan dengan prosesi mushafahah musalsal bersama para masyayikh, dan diakhiri dengan doa yang dipimpin oleh KH Ali Subhan, Lc., M.Ed, Ketua Yayasan Nurussalam yang juga merupakan bagian dari masyayikh IPMAFA. (aua)
Editor : Achmad Ulil Albab