JEPARA, RADARPATI.ID - Sembilan santriwati difabel Irhamnyy Robby Jepara membuat kue khas Lebaran sembari menunggu waktu berbuka puasa (ngabuburit).
Kue tersebut akan dipasarkan kepada masyarakat sekitar yang memesan.
Program ini merupakan salah satu pengembangan life skill dari Pondok Pesantren (Ponpes) Irhamnyy Robby yang terletak di Desa Ngabul, RT 03 RW 04 Tahunan, Kabupaten Jepara.
Irhamnyy Robby merupakan satu-satunya pesantren di Jepara yang khusus menerima santriwati tuna wicara dan tuna rungu.
Di dalamnya terdapat sembilan santri yang belajar fikih, akidah, akhlak, karakter, dan sejumlah ekstrakulikuler melalui metode pengajaran khusus.
Murni, pengasuh Ponpes Irhamnyy Robby mengatakan kelas memasak menjadi salah satu program yang dimaksudkan untuk mengembangkan skill para santri.
Sehingga saat lulus nanti, para santri bisa mengerjakan hobi yang disukai dan ke depannya bisa jadi pekerjaan para santri.
"Ini bentuk kita melatih para santri agar bisa survive di masa depan. Sekaligus melihat, bakat dan minatnya dimana," jelas Murni.
Para santri sebelumnya sudah membuat sejumlah kue seperti cookies dan nastar. Selain membuat kue, para santriwati juga cara mengemas produk hingga layak dipasarkan.
Kue-kue yang telah dibuat dibungkus dalam toples kecil dan dipasangi sticker.
Kata Murni, kue-kue itu akan dipasarkan kepada jejaring yayasan dan pondok. Beberapa orang sudah ikut memesan, tertarik karena yang membuat adalah santriwati difabel. (nib/war/ade)
Editor : Alfian Dani