RADARPATI.JAWAPOS.COM, PATI – Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra meninjau sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Pati dan Margorejo, Jumat (9/10) sore.
Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kualitas layanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus meningkat.
Salah satu lokasi yang dikunjungi adalah SPPG Ngarus. Dalam kunjungan tersebut, Chandra mengapresiasi kondisi kebersihan yang dinilai sudah baik.
Baca Juga: Kekayaan Potensi Alam dan Jejak Sejarah Lokal yang Menjadi Identitas Kabupaten Pati
Meski demikian, ia memberikan sejumlah catatan teknis untuk menyempurnakan operasional, terutama pada fasilitas pendukung dan pengolahan limbah.
“Secara kebersihan sudah baik. Mungkin SPPG yang lain bisa mencontoh kebersihan dari SPPG Ngarus ini,” ujar Chandra.
Ia menilai kondisi gudang kering, gudang basah, area pemorsian, serta peralatan di SPPG Ngarus secara umum sudah baik.
Pengelolaan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) juga dinilai berjalan dengan baik, ditandai keluaran air yang tidak berbau dan tidak mengandung sampah.
Namun, beberapa fasilitas masih perlu disempurnakan. Chandra menyarankan agar tempat penyimpanan peralatan memasak dilengkapi penutup atau sekat. Selain itu, tempat pencucian perlu dilengkapi grease trap atau perangkap lemak untuk membantu mengurangi pencemaran saluran pembuangan.
“Untuk tempat peralatan memasak, nanti bisa disempurnakan dengan penutup atau sekat. Kemudian, tempat pencucian dapat dilengkapi grease trap, sedangkan IPAL bisa ditingkatkan melalui penambahan bakteri pengolah limbah,” jelasnya.
Menurut Chandra, perbaikan tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga standar kebersihan, kualitas operasional, dan kelestarian lingkungan.
Evaluasi berkala diperlukan agar pengelolaan limbah semakin optimal dan layanan pemenuhan gizi berjalan berkelanjutan.
“IPAL-nya sudah baik. Tinggal ada penyempurnaan agar proses pengolahan air limbah semakin optimal dan hasilnya tetap aman bagi lingkungan,” ungkapnya.
Selain SPPG Ngarus, Chandra juga meninjau SPPG Kodim 0718/Pati dan SPPG Penambuhan.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari koordinasi dan pengawasan pelaksanaan program MBG di Kabupaten Pati.
Chandra mengatakan, hasil evaluasi dari peninjauan pada pekan-pekan sebelumnya telah disampaikan kepada pengelola SPPG terkait.
Mereka diberikan waktu satu minggu untuk menindaklanjuti catatan perbaikan sebelum dilakukan pengecekan kembali pada pekan berikutnya.
“Kami berharap setiap masukan bisa ditindaklanjuti bersama. Tujuannya agar kualitas pelayanan terus meningkat dan anak-anak sebagai penerima manfaat mendapatkan makanan bergizi dengan baik,” tuturnya.
Ia menegaskan, keberhasilan program MBG membutuhkan kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah daerah, unsur TNI-Polri, dan pengelola SPPG. Komunikasi serta evaluasi rutin diharapkan dapat menjaga mutu pelayanan dan memastikan program berjalan sesuai tujuan.
Chandra berharap, peningkatan kualitas layanan MBG dapat membantu anak-anak memperoleh asupan gizi dan menu yang baik sehingga mendukung aktivitas belajar serta tumbuh kembang mereka.
“Harapan kami, anak-anak mendapatkan gizi dan menu yang baik. Dengan begitu, mereka bisa belajar dengan semangat, berkembang, dan menjadi kebanggaan masyarakat Kabupaten Pati,” pungkasnya.
Melalui peninjauan dan evaluasi berkala, Pemkab Pati berharap kebersihan fasilitas, pengelolaan limbah, dan kualitas pelayanan di seluruh SPPG terus meningkat sehingga manfaat program MBG dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat. (*)
Editor : Abdul Rochim