RADARPATI.JAWAPOS.COM, PATI – Video yang memperlihatkan sejumlah anggota Aliansi Pati Bangkit (APB) bertemu dan berbincang akrab dengan Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra menjadi perhatian di media sosial.
Pertemuan tersebut berlangsung di kawasan Pendapa Kabupaten Pati saat peringatan Hari Kesaktian Pancasila, Kamis (1/10/2026).
Baca Juga: Armada Tangki Air BPBD Pati Masih Terbatas, Idealnya 10-12 Unit
Dalam video yang beredar, anggota APB terlihat mengenakan atribut organisasi dan berada di halaman kompleks Pendapa.
Chandra kemudian menghampiri rombongan tersebut. Ia tampak menyalami anggota APB satu per satu dan terlibat percakapan santai.
“Wah ora tau ngopi-ngopi. Suwun-suwun. Maturnuwun, sudah hadir,” ujar Chandra dalam video tersebut.
Seorang anggota perempuan APB kemudian menyampaikan doa agar Chandra selalu diberi kesehatan.
“Pak Chandra, sehat selalu,” ucapnya.
“Alhamdulillah, sehat-sehat,” jawab Chandra sembari tersenyum.
Cuplikan interaksi tersebut kemudian memunculkan berbagai tanggapan di media sosial.
Pasalnya, APB selama ini dikenal sebagai kelompok yang menyatakan dukungan terhadap Sudewo, Bupati Pati nonaktif yang tengah menghadapi perkara dugaan korupsi.
Ketua APB Sutirto pun memberikan penjelasan mengenai kehadiran anggotanya di Pendapa Kabupaten Pati.
Ia menegaskan pertemuan dengan Chandra tidak dimaksudkan sebagai bentuk dukungan politik kepada Plt Bupati Pati.
Menurut Sutirto, ada beberapa alasan APB hadir di lokasi tersebut. Salah satunya berkaitan dengan peringatan Hari Kesaktian Pancasila.
“Niat kami hanya untuk patriotisme yang pertama. Yang kedua, yaitu giat ini tidak ada hubungannya dengan Plt. Kami niat tulus, suci, murni, yaitu untuk memperingati Hari Kesaktian Pancasila,” kata Sutirto dalam video klarifikasi yang diterima media.
Sutirto juga menyebut kehadiran APB memiliki tujuan lain yang berkaitan dengan Sudewo.
Ia mengatakan kelompok tersebut ingin melakukan aksi simbolis di kawasan Pendapa Kabupaten Pati.
Menurut dia, APB ingin membentangkan karpet merah sebagai simbol harapan agar Sudewo dapat kembali menjalankan tugas sebagai Bupati Pati.
“Yang ketiga, kami ingin membentangkan karpet merah di Pendopo Kabupaten Pati supaya nanti Pak Dewo (Sudewo) bisa memimpin kembali sebagai Bupati Pati,” ujarnya.
Sutirto menegaskan APB tetap pada sikap yang selama ini mereka sampaikan terkait Sudewo.
Sementara itu, interaksi antara anggota APB dengan Chandra dalam kegiatan tersebut disebutnya sebagai bagian dari suasana pertemuan di lokasi peringatan Hari Kesaktian Pancasila.
Peringatan Hari Kesaktian Pancasila sendiri digelar setiap 1 Oktober. Pada 2026, tema yang diusung adalah “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.”(adr)