Armada Tangki Air BPBD Pati Masih Terbatas, Idealnya 10-12 Unit

Achmad Ulil Albab • Dipublikasikan Jumat, 2 Oktober 2026 | 17:41 WIB
Armada truk tangki air milik BPBD Kabupaten Pati untuk suplai air bersih ke desa yang mengalami kekeringan. (HUMAS PATI)
Armada truk tangki air milik BPBD Kabupaten Pati untuk suplai air bersih ke desa yang mengalami kekeringan. (HUMAS PATI)

 

PATI – Keterbatasan armada menjadi salah satu kendala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati dalam memenuhi kebutuhan air bersih warga yang terdampak kekeringan.

Saat ini, BPBD Pati hanya memiliki lima unit truk tangki air. Jumlah tersebut dinilai belum ideal untuk menjangkau wilayah terdampak yang cukup luas.

Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Pati Martinus Budi Prasetya mengatakan, berdasarkan data per 1 Oktober 2026, sebanyak 48 desa yang tersebar di 11 kecamatan mengalami krisis air bersih.

Untuk memenuhi kebutuhan distribusi air ke seluruh wilayah tersebut, BPBD memperkirakan membutuhkan sedikitnya 10 hingga 12 unit truk tangki.

"Kami menghitung idealnya paling tidak ada 12 tangki, atau setidak-tidaknya 10 tangki. Kalau kemampuan satu tangki empat kali pengiriman, dengan 10 tangki sehari bisa mencapai 40 kali pengiriman," ujar Martinus.

Baca Juga: 62 Desa di Pati Terdampak Kekeringan, Pemkab Terbantu Bakti Sosial Air Bersih

Saat ini, lima armada yang dimiliki BPBD Pati mampu melakukan sekitar 20 kali pengiriman air bersih dalam sehari. Setiap truk tangki rata-rata melakukan empat kali distribusi.

Menurut Martinus, keterbatasan armada tersebut berdampak terhadap kemampuan BPBD dalam menjangkau seluruh wilayah yang membutuhkan pasokan air bersih.

BPBD Pati sebelumnya juga berupaya mengatasi persoalan tersebut dengan meminjam atau menggunakan armada tangki milik instansi maupun pihak lain. Namun, upaya tersebut belum optimal karena kendaraan yang tersedia juga digunakan untuk kebutuhan masing-masing instansi.

Meski demikian, BPBD Pati mendapat peluang tambahan armada dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana. Satu unit truk tangki disebut siap diberikan untuk membantu distribusi air bersih di Pati.

"Dengan bantuan tersebut, setidaknya nanti armada kami bisa bertambah dari lima menjadi enam tangki," katanya.

Di tengah keterbatasan armada, penanganan krisis air bersih di Pati juga mendapat dukungan dari sejumlah pihak melalui kegiatan bakti sosial dan distribusi bantuan air.

Martinus menyebut Palang Merah Indonesia (PMI) memiliki dua unit armada tangki yang turut digunakan untuk menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat terdampak.

Baca Juga: Bank Daerah Pati Salurkan 100 Tangki Air Bersih Bantu Warga Terdampak Kekeringan

Namun, armada PMI tersebut tidak dapat sepenuhnya digunakan untuk membantu operasional BPBD karena juga menjalankan kegiatan distribusi bantuan secara mandiri.

Selain PMI, Polresta Pati juga aktif melakukan pendistribusian air bersih ke sejumlah wilayah yang mengalami krisis air.

"PMI melakukan droping bantuan air bersih. Dari Polresta Pati ternyata juga aktif sekali melakukan kegiatan droping bantuan air bersih," pungkasnya.

Editor : Achmad Ulil Albab
bantuan air bersih armada tangki air bpbd terbatas bpbd pati kekeringan